Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Review Film 24 (2016)


[Ini adalah post ke-12 kategori film Bollywood] Sempat bingung dengan judulnya yang terbilang pendek. Film 24 rilis pada tanggal 6 Mei 2016. Kisahnya sendiri mirip dengan mesin waktu. Ratingnya tinggi lho, 8.5 (website streaming online).


Saya tergiur menonton film ini lebih karena soal ratingnya yang cukup tinggi. Tidak banyak film yang punya rating seperti itu meski pemainnya terkenal.

Cerita

Sebelum memastikan untuk menonton, seperti biasa, cek jadwal Anda hari ini. Film Bollywood identik punya durasi panjang, termasuk film 24 yang berdurasi 164 menit atau 2 jam 44 menit.

Awalnya, kita akan dibawa ke tahun 1990, dimana sebuah rumah besar yang diisi sepasang suami istri baru memiliki bayi. Dari awal sudah menarik menurut saya film ini. Si suami adalah profesor yang menciptakan jam tangan yang nantinya menjadi rebutan.

Karena ketidaksengajaan oleh ulah burung, penelitian terhadap jam yang bisa memundurkan waktu tersebut ternyata berhasil. Tanpa sadar, pria jahat masuk ke rumah suami istri tersebut. Si Istri terbunuh, suami dan anak berhasil melarikan diri.

Saat tersadar bahwa tulisan ini melompat, maka ceritanya pun berubah juga. Si bayi sudah menjadi pria yang punya pekerjaan memperbaiki jam tangan di rumahnya. Dan tinggal bersama seorang ibu. Bukan ibu kandung, sih. Kejadiannya nanti lihat sendiri.

Perlahan - lahan, kita dibawa mengikuti alur maju terlebih dahulu. Kemudian kita dikembalikan ke masa dimana si suami istri masih hidup dan si anak menjadi bayi. Dan bagaimana cerita itu berakhir, penjahat kalah dan jam tangan hebat itu malah dibuang.


Komedi

Menyadari tidak ada pemain bintang di dalam film sutradara Vikram Kumar ini, unsur komedi begitu kental dimasukkan. Tentang perasaan cinta, tenang ada kok. Tapi porsinya tidak begitu besar. Yang ada keduanya selalu membuat tertawa.

...

Sudah beberapa pekan kemarin saya nonton film 24 ini, jadi agak sedikit lupa untuk memberi porsi panjang reviewnya. Tapi tetap saya kasih trailernya kan di atas.

Film ini menarik menurut saya. Bisa membayangkan memundurkan waktu itu sepertinya keren. Apalagi hanya lewat jam. Pernah memegang butiran air hujan yang tiba-tiba berhenti? Ya, film ini memberitahu salah satu fitur dari jam tersebut atau yang biasa disebut Deep Freeze.

*Kalau mau nonton filmnya, klik link di sini.

Film lainnya :

Komentar

Postingan populer dari blog ini