Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Foto : Difa Ultah ke-29 Tahun



[Ini adalah artikel ke-13 kategori Causeway] Bulan ini, perayaan ultah Difa terbilang sederhana. Dan seperti biasa, inisiatornya adalah adik keduanya. Wanita yang selalu siap memberi kejutan malam-malam buat kedua saudaranya.


Sepertinya saya tak akan banyak menulis di sini. Saya hanya berdoa buat Difa di usianya yang ke-29 tahun, dia selalu diberikan yang terbaik. Tetap sehat, murah rejeki, dan sabar dalam menghadapi kehidupan. Sukses, broh!


Kuenya antimainstream dan sebuah kebahagiaan menikmatinya secara lahap :)

*Malam itu yang ada di sini, ada anak Karin, Amar, Isal, mas Basuki dan sayaaaa *haha

Cerita lainnya :

Komentar

Postingan populer dari blog ini