Pekan Keempat, Stoke Merusak Kemenangan Imbang MU dan Rekor De Gea


[Artikel 21#, kategori MU] Tidak menyenangkan memang saat tim kesayangan dalam perjalanan bagusnya beberapa pekan sudah terhenti begitu saja. Hasil bagus selama ini dalam 3 pekan memang membuat kami, pendukung, sangat bersemangat. Tapi, benar kata pelatih. Jangan terlalu tinggi berharap.

Di atas kertas, Stoke City bukan tim yang perlu dikhawatirkan bagi Manchester United. Apalagi penampilan kami, tim, sangat baik dalam misi awal kompetisi. 

Namun fakta di atas lapangan berbicara banyak tentang rekor pertemuan keduanya. MU sangat kesulitan saat bertandang ke Stadion Britannia, kandang Stoke yang diarsiteki (pelatih) Mark Hughes. Sejumlah nama seperti Xherdan Saqiri, Joe Allen, Kurt Zouma, Fletcher dan Jese Rodriguez, adalah nama-nama yang sangat merepotkan kali ini. Termasuk nama pemain pencetak dua gol mereka.

Tampil kurang memuaskan

Sebenarnya, daftar pemain yang dipasang masih sama seperti pekan-pekan sebelumnya. Nama De Gea masih menjadi momok bagi Romero untuk menggantikannya, mengingat belum ada kebobolan sama sekali hingga pekan ketiga. Sayang rekor ini gagal dipertahankan.


Masuknya nama Darmian yang mengisi post yang biasa diisi Blind juga tak masalah. Herrera yang kali ini menemani Matic di tengah, saya pikir ini akan membuat tengah lebih baik.

Duet fantasista, Pogba dan Mikhi masih tetap diandalkan dengan minus Juan Mata yang kali ini diistirahatkan. Main dibabak kedua, Mata juga tak berbuat banyak.

Dua gol tercipta dari kepala Rashford dan tendangan Lukaku, tak mampu membuat papan skor berubah saat Maxim Chuopo-Moting kembali mencatatkan namanya dipapan skor. Dan memaksa MU hanya membawa 1 poin dari kandang klub sepak bola kedua tertua di dunia setelah Notts County F.C. karena didirikan pada 1863.

No Fellaini, no party

Pergantian pemain babak kedua memang beberapa pekan belakangan membuat MU selalu membawa hasil sempurna. Nama Martial yang biasa menjadi penyelamat pun tak mampu memperbaiki jalannya pertandingan, meski tim menguasai penuh lapangan.

Kami merindukan Fellaini, yang tubuh tinggi dan rambut kribonya selalu memberi keberuntungan yang biasa dilakukannya beberapa pekan belakangan. 

Absennya Fellaini, seperti sebuah bencana yang harus dibayar mahal. Apalagi tim sekota kini menempel ketat di atas klasmen sementara pekan keempat Liga Inggris. Setidaknya, kami bersyukur masih di atas City. Ya, kami masih peringkat pertama hingga sekarang.

Maxim Chuopo-Moting, si pencetak 2 gol ke gawang De Gea

Gambar : Twitter MU
...

Pertandingan yang dihelat hari Sabtu malam (9/10) ini, mulai jam 11.30 malam, adalah pertandingan yang ditunggu-tunggu. Mengingat, pertandingan ini dilaksanakan setelah libur sepekan karena pertandingan Internasional.

Kami harus segera move on dari pertandingan melawan Stoke, karena tengah pekan ini, kami (MU) kembali ke kompetisi yang diidam-idamkan banyak klub besar, yaitu Liga Champions.

Selamat bertanding, TIM. Semoga berhasil mengawali kiprah kembalinya Manchester United di Liga Champions melawan FC Basel dengan hasil sempurna.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini