Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Halo Desember 2018


[Artikel 53#, kategori catatan] Saya masih belum bisa bangkit dari yang namanya sulit update blog di halaman ini. Meninggalkan November, saya cuma memposting 13 artikel saja. Ini berbanding terbalik dengan blog dotsemarang yang mencapai 40 postingan.

Penyesalan selalu datang di akhir perbuatan. Dan saya melakukannya sekarang. Apakah ini tiba saatnya saya mendekati sebuah titik yang dibenci banyak orang. Titik jenuh, bosan dan pasrah. Saya tidak mau sebenarnya.

Harapan Desember

Satu bulan lagi, tahun berganti. Jika saya tidak menyelesaikan pekerjaan rumah tentang diri saya sendiri ini. Bisa-bisa, saya akan sulit move on tahun 2019.

Tahun sakral, dimana tahun ini saja ujaran kebencian sangat merajarela, bagaimana tahun 2019. Saya akan bangkit dan berjuang pokoknya.

Fokus..fokus... itu saja yang harus lakukan sekarang.

Optimalkan dotsemarang

Umur saya sudah tidak muda lagi. Merengek hanya membuat sakit hati. Saya terus memikirkan dotsemarang yang saya jadikan profesi, yakni personal blog.

Di akhir November, ada bloger yang terang-terangan meraup uang dari adsen masuk dalam lingkungan bloger yang seharusnya ia tak pernah bicara soal itu. Karena rekan-rekan bloger yang saya kenal meski mendapatkan pundi-pundi dollar di sana, tak berbicara soal tersebut. Apalagi terang-terangan.

Ini menandakan, keseruan aktivitas blogging mulai dilirik para penulis blog yang ingin juga dianggap blogger dengan orisinilitas pengalamannya yang dianggap kelebihan bloger.

Padahal awal November, ada bloger yang juga terang-terangan bicara materi bila ingin mengundangnya. Meski ironis perkembangan bloger sekarang, saya memakluminya.

Melihat kedua persoalan di atas, mau tidak mau saya harus mengoptimalkan dotsemarang. Saya mengerti bahwa saya kalah kelas dari mereka yang berdomain berbayar. Yang membedakan, adalah pengalaman saya saja sebagai kelebihan dari mereka.

Halo desember

Langkah saya akan dimulai hari ini dan menjadi modal berharga untuk menginjakkan kaki di tahun 2019. Bila saya berhasil menyelesaikan PR saya dan dapat mengoptimalkan dotsemarang, saya rasa 2019 bisa saya tatap penuh khidmat.

...

Saat ini rasanya untuk menulis satu hari di blog ini sangat sulit. Meski pikiran terus mendukung ide, menggerakkan tubuh melepaskan ide ke halaman ini masih saja terganjal banyak hal. Semoga saya melewati bulan ini dengan prestasi.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini