Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Kasus Covid-19 Naik Lagi di Kota Semarang, Futsal Hari Kamis Diliburkan

[Artikel 74#, kategori futsal] Mendadak lonjakan kasus Covid-19 naik drastis. Banyak kekhawatiran yang dirasakan, sampai-sampai jadwal futsal tim hari Kamis diliburkan juga. Mau gimana lagi, keputusan yang diambil mungkin merupakan yang terbaik untuk semua orang. Saya mah nurut saja.

Antara hikmah atau mendapat musibah ibaratnya. Musibah di sini, saya tidak akan bermain lagi tiap hari Kamis sampai keadaan dirasa membaik. Terutama kasus Covid-19 yang membuat Kota Semarang ditandai dengan zona merah.

Ambil hikmahnya, saya bisa beristirahat untuk pemulihan kedua tangan saya yang masih cedera. Lebih banyak tenaga agar bisa peduli pada dia yang sedang proses penyembuhan. Pagi-pagi harus mengantarkan makanan untuknya.

Tim futsal hari Kamis adalah tim yang kembali memberi harapan bermain setelah tim hari Jumat sempat vakum sejak awal pandemi dimulai. 

Saya senang bisa kembali ke lapangan meski situasinya masih pandemi. Tapi mendadak kemudian semenjak ditemukan varian baru Covid-19 yang membuat Kota Kudus menjadi zona hitam, rasa khawatir itu datang menghantui sebagian pemain.

Dengan keputusan yang diambil untuk rehat sejenak dari lapangan, dan entah kapan kembali lagi bermain, saya harap semuanya terus diberi kesehatan dan keselamatan. 

Berhenti bermain, bukan berarti berhenti berolahraga kawan-kawan.
Sehat selalu buat kita semua.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini