Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Blog Personal Itu Tempat Curhat 2


[Artikel 35#, kategori blog] Saya tertawa sendiri ketika membaca komentar yang lagi-lagi mengatakan saya kebanyakan ngeluh. Ujung-ujungnya membawa hal-hal lain yang disambungkan seolah sudah sangat mengerti duduk persoalannya. Ya, ini blog personal saya. Temanya tentang kehidupan sendiri yang berharap dapat melepaskan pikiran negatif dengan tujuan terapi tulisan agar lebih sehat.

Terakhir saya menulis tentang Blog Personal Itu Tempat Curhat part 1 adalah tahun 2016. Waktu itu awal tahun dan tanggalnya tanggal 13 Januari. Persoalannya pun sama, saya mendapat komentar tentang seringnya saya mengeluh.

Saya jadi bingung sendiri ketika nama yang saya taruh di blog ini adalah nama pribadi saya yaitu Asmari. Mengapa ada 2, itu karna nama Asmari sudah ada yang gunakan. Tujuan dari nama ini tentu adalah menceritakan tentang kehidupan pribadi saya dengan segala aktivitasnya.

Tidak mungkin saya mengeluh atas nama pribadi dengan nama dotsemarang semisal saya menangis, putus cinta di sana. Mengapa ini jadi masalah? Kalau tidak suka, bukannya saya tidak pernah promosi blog ini atau berkunjung ke blog yang berkomentar.

Sekali lagi, blog merupakan wadah tempat berbagi dari si pemiliknya yang diisi dengan curhatan hati. Bisa pengalaman, masalah pribadi atau informasi penting tentang hal-hal baik yang berhubungan dengan si pemilik.

Kalau seorang bloger masih mempertanyakan blog dengan berkomentar bahwa isinya curhat mulu, wah, saya hanya bisa tertawa geli saja. Saran saya, coba googling deh blog itu apa? Dan sebelum berkomentar, apakah nama blognya atas nama pribadinya atau bukan? 

Semoga kita tetap menjadi orang baik. Dan terima kasih atas perhatiannya, saya jadi malu sering dibaca blog pribadi atas nama sendiri ini.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini