Semarang Night Carnival 2017, Menonton di Sudut yang Berbeda


[Artikel 16#, kategori event] Semarang Night Carnival tahun 2017 dihelat tanggal 6 Mei atau hari Sabtu alias malam minggu. Acara yang sudah ditunggu-tunggu banyak orang, termasuk saya sendiri. Hingga tanpa sadar saat acara, status saya jadi bahan omongan setelah bertemu rekan sesama bloger. Bukan Asmari namanya kalau gak aneh-aneh (begitu sih saya tangkap haha..)

Sebenarnya saya sudah mengantongi id card buat liputan kategori Media. Saya mendapatkannya tahun ini karna dikasih orang yang kenal saya. Saya jadi ingat awal-awal Semarang Nigh Carnival atau SNC digelar, waktu itu juga saya mendapat id card yang manfaatnya dapat bebas mengakses saat mengambil gambar. 

Dan saya baru tahu ada id card lain yang bertuliskan semacam 'All Acces". Duh, tepok jidad. Lagian kalau dipikir-pikir, buat apa saya menggunakan id card media, kan saya bloger. Apalagi kamera saya saja cuma Smartphone. Dan kalah keren lagi sama si dia yang baru pake kamera SLR. Semoga id card saya bisa berganti tulisannya menjadi bloger bukan media. Lebih keren rasanya.

Mengambil sudut yang berbeda

Saya lupa kalau pembaca saya malah belum mengerti apa itu Semarang Night Carnival. Tapi kalau suka baca blog dotsemarang, pasti tahu. Oke-oke saya jelaskan sedikit.


Semarang Night Carnival atau SNC merupakan acara rutin yang digelar tiap tahun. Acara ini digunakan untuk memeriahkan hari jadi kota Semarang. Dengan konsep yang kurang lebih sama dengan Jember atau Solo, acara ini pada intinya menampilkan parade kostum yang menyesuaikan tema tiap tahun.

Saya memang sangat jarang menulis acara ini di blog pribadi saya di sini. Dan ini adalah yang pertama. Tahun ini juga sama seperti tahun lalu, dimana banyak bloger yang didatangkan untuk meramaikan jagad dunia Maya. Dan hasilnya bisa ditebak, nangkring di TT Twitter.

Ketika semua orang pada mengambil spot terbaik mereka, saya memilih meninggalkan lokasi utama dan beralih menunggu di tempat yang lain yaitu jembatan di dekat BCA. Sungguh nunggunya berjam-jam di sana.

Alasan saya mengambil di sana meski memiliki akses id card karna saya melihat apa yang terjadi di belakang sebelum acara dimulai. Tampaknya panitia kurang koordinasi dan lebih baik saya pergi.

Di atas jalanan melihat keramaian masyarakat benar-benar memberi pengalaman yang berbeda. Biarlah saya tidak mendapatkan momen indah, tapi setidaknya saya berhasil mengabadikan sesuatu yang berbeda dengan cara saya.

Semarang Night Carnival sukses berjalan. Bahkan cuaca hujan yang mengiringi tiap tahun kali ini tidak terjadi. Alhamdulillah rasanya, dan tugas saya berakhir di sini. Malam-malam bersepeda menerobos jam tidur saya itu membuat saya tidak tahan lagi menahan kantuk. Syukurlah sampai di rumah juga.


..

Soal menjadi penonton tadi, tahun ini saya memang kembali menjadi penonton. Tidak mungkin kan saya jadi peserta yang menggunakan kostum lalu berlenggak-lenggok di jalan. Kalian ada-ada saja.

Kota Semarang sekali lagi luar biasa buat para bloger di hari perayaannya. Saya berharap saat mereka pulang nanti, kota mereka mengundang bloger seperti mereka dari luar. Kan seru pas ultah kota, kita diundang juga.

Bloger masih sangat efektif untuk memasarkan event di dunia maya. Karena mereka adalah influencer komplit bila berhubungan dengan live event. Tunggu review lengkapnya acara Semarang Night Carnival 2017 di blog dotsemarang.

Artikel terkait :

Komentar

  1. waw... keren Mas.. aku yg depan panggung aja ngambil gambar yg bagus susaah. rameee banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seharusnya punya id card, pasti mudah hihi.
      Thanks sudah berkunjung

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini