Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

[Pekan ke-19 Liga Inggris] Leicester 2-2 MU, Kemenangan Di Depan Mata yang Sirna


[Artikel 39#, kategori MU] Kemenangan atas tuan rumah bakalan memanaskan kursi perebutan juara musim ini dari tim sekota. Apalagi tim favorit lainnya, Real Madrid, harus mengakui Barcelona. Saya pikir MU akan menang dari semua pendapat dan fakta diawal kalimat. Sayangnya, tidak demikian.

Dua gol Mata, tidak mampu memberi keunggulan buat tim yang bertanding di kandang Leicester, minggu dinihari (24/12). Entah apa yang salah, sebagai penggemar tentu ini membuat kecewa. Apalagi Leicester berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir, mirip tim saat diasuh Fergie.

Dengan keadaan ini, meski mungkin sebagian masih optimis, saya sepertinya mulai pesimis untuk bersaing dengan City. Apakah ada keajaiban nantinya? Entahlah.

Berikut live tweet selama pertandingan berlangsung :




Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini