Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Menggunakan Hotin Cream Untuk Teman Futsal

[Artikel 11#, kategori Produk] Setelah bertahan menggunakan minyak GPU, akhirnya mencoba juga produk dari PT Ultra Sakti ini yang berbentuk cream. Saya sendiri terpincut saat itu karena di minimarket yang saya kunjungi, produknya sedang ada diskon. Jadilah saat itu akhirnya saya menggunakannya.

Hotin Cream yang beli adalah Hotin Cream Tube 60g. Harganya di bawah 20 ribu saat membelinya. Bahkan, saya sampai mencoba juga versi strong extra panas. Saya menyukai rasa panasnya yang melekat dibagian kaki yang sering digunakan untuk bermain futsal.

Kegunaannya yang unik

Orang-orang yang memakai krim seperti ini tentu sudah tahu seperti apa khasiatnya. Seperti mengatasi capek, pegal hingga nyeri otot. 

Namun yang membuatnya lebih unik dari krim pada umumnya adalah mengatasi masuk angin, perut kembung dan sakit kepala. Semacam menemukan hal rahasia pada item saat bermain game. 

Memang ketimbang minyak GPU dari sisi harga, Hotin Cream lebih mahal. Namun sisi rasa, Hotin Cream sangat kuat. Rasa maksudnya di sini saat dioleskan pada bagian lutut yang cedera, panasnya terasa sekali. Ini berbeda dengan Minyak GPU yang hanya hangat-hangat kuku.

Karena panasnya sangat terasa itulah yang membuatnya seakan meresap sampai dibalik kulit. Ada sisi positif yang mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja.

Korek sampai bawah

...

Ini sudah kedua kalinya saya membelinya. Ditambah yang super panas, jadinya ketiga kalinya. Namun terkadang saya memikirkan harganya, apalagi kompetitor juga memiliki produk yang sama.

Hotin Cream sangat membantu diri saya yang sering mengalami cedera di bagian lutut atau tubuh lainnya karena rutin bermain futsal.

Mungkin saya akan mencoba yang lain suatu saat nanti.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini