Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Wanita Bermain Futsal, Sungguh Idaman

[Artikel 133#, kategori futsal] Futsal hari Selasa malam (16/1) tampak beda. Seorang perempuan berambut panjang yang terlihat cantik mencuri perhatian kami. Saat saya ingin pergi karena selesai bermain, kami berpapasan. Senyumnya sungguh membuat saya terkesan.

Sangat jarang ada perempuan bermain futsal saat saya bermain tiap Selasa malam semenjak tempat ini buka untuk pertama kalinya. Apalagi ia bermain, meski campur dengan para pria. Saya harap dia tidak apa-apa, khawatir cedera.

Wanita futsal, idaman?

Siapa tidak terpesona dengan paras wajahnya yang memang mempesona. Bahkan, beberapa rekan futsal juga menahan diri untuk pulang demi menyaksikannya bertanding.

Saya pun tentu tidak ketinggalan. Saya merekamnya, meski malu-malu karna khawatir itu mengganggu. Dari sisi skill memang ia biasa. Tapi tetap saja ia yang paling menonjol di antara pemain.

Saya pernah bermimpi suatu saat memiliki kekasih yang bisa bermain futsal. Rasanya itu luar biasa karena bukan saja mendukung dari sisi hobi, tapi juga wanita yang berolahraga selalu terlihat seksi.

Andai saja mimpi itu menjadi kenyataan, saya pasti sangat bangga. Beberapa rekan futsal terkadang membawa pasangannya meski hanya menonton. Terkadang iri juga, saya selalu ingat diri saya di waktu dulu yang pernah melakukannya juga.

...

Saya berhasil mem-follow si wanita di Instagram. Saya masih berusaha menjaga jarak untuk tidak terlalu agresif. Saya sadar diri di usia seperti ini. Secantik itu, tentu tidak mungkin hanya saja saya berusaha mendekati.

Saya harap ada kesempatan bisa bermain dengannya dan mengenal lebih jauh. Entah, Tuhan apakah memberi restu atau hanya sebagai penonton saja yang selalu melihat stories-nya.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

📌 Realitas Finansial Juni 2026: Ketika Tagihan Menembus Angka 1 Juta dan Bertahan di Jalur Blogger