Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Harga Potong Rambut di Barbershop Langganan Tahun 2024 Naik

[Artikel 2#, kategori lifestyle] Sudah coba setia dengan tempat baru usai tempat satunya sudah tidak kunjungi karna harganya naik, eh sekarang malah naik juga harga potong/pangkas rambut tempat barunya. Dilema buat orang yang ingin hemat tapi ingin grooming (menjaga penampilan).

Saya sudah mendapatkan jadwal resmi keberangkatan ke Jakarta untuk acara ASUS Indonesia tanggal 6 Maret besok. Beberapa hari sebelumnya, saya pikir untuk membenahi penampilan saya dari sisi rambut yang sudah sebulan lebih tidak dipangkas.

Tempatnya ada di sekitaran rumah, terbilang dekat untuk naik sepeda menuju lokasinya. Tidak ada perasaan apa-apa saat tiba dan membuka pintunya yang saat itu ada beberapa pelanggan yang sedang potong rambut juga.

Eh, ada pengumuman kalau harga pangkas di sini harganya naik. Sepanjang tahun 2023 harganya konsisten di angka 25 ribu. Sekarang menjadi 35 ribuan. Apakah menyamakan dengan harga normal barbershop yang ada di seluruh Kota Semarang?

Mendadak dilema karena saya datang ke tempat ini dulunya karena pindah dari tempat sebelumnya yang juga naik harga potong rambutnya. Apakah akan mencari tempat baru lagi?

Dalam bisnis memang wajar ada kenaikan biaya. Namun bagi orang yang super hemat seperti saya, konsisten adalah harga mati. Padahal bilang saja nggak punya uang banyak. Haha..

Entahlah, saya masih belum memikirkannya. Jika belajar dari tempat yang sebelumnya, saya akan mencoba menahan diri untuk pangkas rambut dari rutin sebulan sekali menjadi 2 bulan sekali. Kadang ide ini sangat penting untuk mengatasi pemasukan yang minim meski bukan pengeluaran penting.

Yasudahlah, pasrah saja. Mari potong dulu hari ini. 

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini