Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Penggemar Es Krim Mixue

[Artikel 67#, kategori rumah] Ternyata ekspansi Mixue di Kota Samarinda memberi dampak kepada pemilik rumah yang menjadi penggemar es krimnya. Saya terkejut semenjak mereka (keluarga) datang akhir bulan Maret kemarin, tiap saya diajak keluar, pasti akan mampir ke salah satu gerainya.

Brand Mixue sungguh luar biasa bisa menarik perhatian baby boomers. Orang nomor 1 di rumah, pemilik, sepertinya tidak akan melewatkan harinya tanpa makan es krim.

Satu sisi itu terlihat menyenangkan karena tampak kekinian dan muda, namun sisi lain cukup mengkhawatirkan dengan dampaknya pada tubuh. Apalagi hari-hari dengan es krim.

Jika membandingkan dengan saya, mungkin saya hanya bisa makan es krim setahun sekali. Sedangkan beliau bisa seminggu 3-4 kali. 

Mengutip kompas, dampak seseorang yang makan es krim hampir setiap hari adalah kadar kolestro jahat menjadi tinggi atau meningkat. Kalorinya terbilang tinggi dan bisa terlihat dari bagaimana tubuh mengalami kenaikan dari sisi berat badan.

Saya sendiri sudah menganjurkan untuk tidak terlalu sering. Tapi, mau gimana lagi jika kebiasaan ini sudah dari sebelum datang ke rumah (Semarang). Sebagian keluarga juga sudah mengatakan hal yang sama dengan kata 'kurang-kurangi'.

Mari berharap semua baik-baik saja, dan semoga semua orang bisa sehat selalu.

Artikel terkait :


Komentar

Postingan populer dari blog ini