Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Melelahkan Juga Mengejar Wanita di Masa Sekarang

Gambar : Google

Dulu, kembali ke dunia saat teknologi masih belum ada seperti sekarang, mengejar wanita adalah kodrat seorang pria. Tantangannya tentu lebih besar ketimbang sekarang. Berbagai cara dilakukan dan kadang memberi sensasi berlebih bila mendapatkannya.

Itu dulu. Sekarang kok begitu susah. Dekat sama seseorang yang ingin didekati malah ketahuan duluan. Dikejar dikira lebay. Didiamin hati nggak bisa berbohong. Entah apakah ini sebuah keluhan yang sempurna untuk pria yang berusia diatas 25 tahun atau memang keadaannya yang sangat rumit.

Rasa ketertarikan sepertinya tidak akan pernah berubah bahwa itu milik pria yang mau mengejar mendapatkannya. Tapi entahlah seperti makan buah simalakama. Kena sendiri pada akhirnya.

Sudah dikejar-kejar, wanita seperti tegas tidak ingin dikejar. Gelagat suka pun sudah ketahuan. Ah rasanya ingin kembali ke masa lalu saat teknologi masih belum baru. Gelagat suka hanya ketahuan lewat bahasa tubuh bukan karena karakter tulisan dan emoticon saja.

Kamu selalu ada waktu untuk membalas semua pesanku, tapi saat aku mencoba menuliskan rasa ketertarikan, aku dikira lebay dan tidak punya harga diri.

Priaseksi
**Priaseksi adalah tulisan tentang hubungan asmara, tips, wanita, move on pria dan lain sebagainya.


Baca lainnya postingan tentang priaseksi

Komentar

Postingan populer dari blog ini