Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Belajar dari Blogger Imut Asal Selandia Baru Dan Cara Pemasaran Fashion Disana



Artikel yang ditulis website cnnindonesia.com pada hari minggu (23/8) kemarin sangat menarik. Karena halaman tersebut membahas blogger imut dan akrabnya dia dengan dunia fashion. Bahkan tidak segan-segan, ia menjadi bagian promosinya.

Adalah Harley McVicar yang memiliki alamat blog di harleymcvicar.wordpress.com yang ingin saya tulis disini. Gadis imut ini sudah akrab dengan dunia fashion karena keluarganya juga.

Maklum saja, mulai dari nenek, tante hingga mamahnya semua terlibat. Termasuk sebagai panitia acara yang digelar bulan Agustus ini di negaranya.

Mulai dari blog gratisan

Blog Harley dimulai dengan platform gratisan. Seperti sebuah tren untuk membahas blogger fashion di luar sana bahwa penggunaan blog gratisan tidak masalah. Mereka tidak terlalu mempermasalahkan untuk sesuatu yang pada akhirnya hanya soal nama domain saja.

Namanya juga blogger fashion tentu yang diperbanyak adalah foto-foto. Dengan usianya yang masih dibawah 10 tahun, Harley lumayan rajin memposting foto-foto dirinya seperti hal lazimnya blogger fashion. Penuh gaya dan selalu tentang pakaian.

Cara New Zealand Fashion Week (NZFW)

Jujur saja, saya baru tahu tentang NZFW ini disini. Sisi menarik dari perhelatan ini adalah memasukkan blogger kedalam blogging teamnya yang mendukung acara NZFW 2015.

Tak melulu soal Pers yang pasti dilibatkan, peranan blogger disini juga diharapkan tentunya untuk melihat sudut pandang (pengalaman) seorang bocah tentang acara ini.

Ya, Harley memang bocah yang beruntung karena setiap acara selalu berada di urutan depan untuk menyaksikan acara ini. Seperti apa parade busana dari kacamatanya yang nantinya akan dipublish lewat blognya.

...

Harley adalah sebagian kecil kisah dari dunia blogging di dunia. Karena keluarganya jugalah ia mendapatkan tempat disana. Bagaimana dengan Anda yang ingin mencoba terjun ke dunia blogging? Yang pasti ambil salah satu tema seperti fashion contohnya.

Di Semarang sendiri keberadaan blogger fashion akhir-akhir ini mulai jarang terlihat. Maklum saja, kriteria ini terkadang agak susah diajak berkumpul. Selain mengenal dari kalangan mahasiswa, mereka lebih suka bekerja sendiri.

Untuk dunia fashion Indonesia, blogger-blogger fashion kerap kali hadir disana. Jika melihat gaya pemasaran dari cerita diatas tentu harapan yang sama ingin juga saya sampaikan. Manfaatkan kacamata blogger untuk menyerbarluaskan acara Anda dan siapapun saja. Karena pengalaman mereka memiliki rasa yang berbeda.

Suatu hari, saya berharap bisa bertandang ke negeri ini dan kalau jodoh bisa kopdar dengan banyak orang yang memiliki blog juga disana.

Salam blogger

Komentar

Postingan populer dari blog ini

📌 Realitas Finansial Juni 2026: Ketika Tagihan Menembus Angka 1 Juta dan Bertahan di Jalur Blogger