Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Belajar Dari Mereka yang Tidak Siap

Gambar ilustrasi untuk pemanis saja :)

Adek saya tahun ini, paling bungsu masuk kuliah. Selamat dan sukses. Bila dia baca ini semoga dia tidak sekedar kuliah dan menghabiskan waktu bersenang-senang sepanjang masa kuliahnya. Terus belajar sesuatu yang baru dan mungkin salah satunya seperti yang saya tulis ini.

Saya memiliki teman-teman kuliah yang pintar-pintar menurut saya. Yang pintar dan cerdas tentu saja lulus lebih cepat dan mendapatkan pekerjaan tetap. Sayangnya, sebagian bekerja ditempat dimana mereka belajar. Tapi bukan itu yang saya ingin bahas.

Menjadi mahasiswa cobalah mengembangkan salah satu skill dan kesukaan atau hobi. Karena sesuatu yang disukai dan ditekuni akan membawa seseorang mendapatkan peluang seperti durian runtuh.

Tapi tunggu dulu. Sudah siap belum? Jangan-jangan bingung dan kelabakan serta tidak tahu harus berbuat apa-apa saat mendapatkannya. Alasannya, tidak punya pengalaman dan mulai lupa.

Ini yang terjadi

Saya bertemu dengan teman saya dan juga satu jurusan semasa kuliah. Orangnya pintar menurut saya. Lulus duluan dan sudah bekerja dengan gaji yang besar, setidaknya.

Yang saya tahu dari teman saya ini adalah sebenarnya dia memiliki skill mumpuni. Prospeknya bagus bila mau ditekuni. Sayang, semua seolah dilupakan karena kesibukan. Skill yang hanya diperlakukan sebagai sebuah kesenangan saja.

Akhirnya, sebuah proyek datang kepadanya dan dia benar-benar bingung meski ia berani mengambil proyek tersebut. Bahkan ia juga berani mengambil resiko bila proyeknya gol, ia melepas pekerjaan utamanya.

Pelajarannya adalah

Selama duduk dibangku kuliah, mahasiswa banyak bertemu orang dan pengalaman baru. Cobalah menekuni salah satunya. Mau diperlakukan sebagai hobi atau serius jadi pekerjaan dengan memikirkan prospek masa depannnya, Anda lah yang bisa melakukannya.

Nilai akademik memang penting, tapi dalam dunia bekerja, skill Anda yang dibutuhkan lebih banyak. Bersiaplah, belajar dan terus belajar, mencoba praktekkan, tulislah di blog pribadi, berkumpul dengan orang-orang yang memiliki satu kesamaan setidaknya visi misi, dan berani.

Bila beruntung, sesuatu yang tidak diduga-duga, sebelum Anda lulus kuliah, pekerjaan akan mendatangi Anda dan Anda sudah siap untuk itu. Namun bila belum beruntung, bangun kerajaan seperti facebook semisalnya. Cari teman dan jadi tim.

Lulus? Selamat datang dunia pekerjaan dimana seseorang dituntut lebih dari sekedar nilai diselembar kertas. Anda yang sudah siap, jangan ragu menggapai kesempatan. Anda tidak akan ribet, bingung maupun stress memikirkan semuanya.

Peluang datang dan Anda menang!

...

Saya belajar dari sini bahwa orang yang pintar selama kuliah tanpa persiapan diri saat lulus seperti skill maupun ide-ide briliant hanya akan menjadi sesuatu yang sama dengan yang lain.

Makanya banyak sarjana sekarang lebih memikirkan pendapatan ketimbang sesuatu yang lebih besar untuk dirinya. Baca Gojek yang menerima pegawai baru dengan lulusan sarjana yang katanya gaji sekitar 6 juta, siapa tidak mau. Gaji yang ngalahin PNS atau UMR bila Anda baru pertama kali bekerja setelah lulus kuliah. Siapa yang gak mau coba.

Ayo, persiapkan skill dan geluti kesukaan untuk menjadi kebahagiaan. Terakhir menutup tulisan ini, berjejaringlah dengan banyak orang baru.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

📌 Realitas Finansial Juni 2026: Ketika Tagihan Menembus Angka 1 Juta dan Bertahan di Jalur Blogger