📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Semangat kakaaak :D
BalasHapusHaha.. semangat!
HapusBanyak wajah2 yang dikenal pada dokumentasi tersebut, hehehe... Btw, untuk saat ini saya merasa senang dengan seragam Blogger Borneo Network yang didesain dan dijahit sendiri. :-)
BalasHapusWuih, asyik tuh. hehe
HapusThanks om udah komen
jauuuh lebih enak menjadi blogger amatir, karena kita bisa jadi diri sendiri, tidak terperangkap rasa narsis dan kebanggaan tiada tara.
BalasHapus:)
Hehe.. coba dulu dua-duanya, nanti baru bandingkan. Terjebak di zona nyaman kadang membuat kita tidak peduli dengan hal lainnya
Hapus