Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Film Midnight Food Store, Drama China Tentang Restoran yang Buka Dini Hari
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
[Artikel 1#, kategori drama China] Dari sekian drama China yang pernah ditonton, sepertinya baru film Midnight Food Store yang pertama kali direview di blog. Yang membuat film ini akhirnya saya buatkan tulisan adalah karna film ini sudah dibuat di beberapa negara, semacam remark. Jadi yang pernah nonton versi Korea atau Jepangnya, pasti sudah tahu garis besar ceritanya.
Penggemar film streaming pasti bakal tahu bahwa film dengan durasi 45 menit ini sudah meluncur dibeberapa website penyedia layanan nonton gratisan bulan Juni 2017. Film ini sangat baru, dan hingga tulisan ini saya buat, episodenya sudah sampai keempat.
Cerita yang menginspirasi tiap episode
Saya belum tahu sampai berapa episode film ini akan dibuat. Bila berkaca pada drama versi Korea yang judulnya Late Night Restaurant, film tersebut selesai pada episode 20. Mungkin saja sama jumlah episodenya.
Baru lihat di Twitter, film ini sudah sampai episode 24.
Film Midnight Food Store bercerita tentang seorang pemilik restoran yang jago masak. Tidak ada yang aneh sebenarnya, namun yang membuat menarik adalah restoran tersebut hanya buka dari jam 12 malam sampai jam 7 pagi.
Dibalik background restoran kecil tersebut, ada cerita yang memberi inspirasi. Pengunjung yang datang tidak disuguhi buku menu dan sangat terbatas, dipersilahkan memesan makanan yang diinginkan. Si pemilik tempat akan membuatkan makanannya selama ia bisa.
Cerita orisinil yang diambil dari manga Shinya Shokudō ini benar-benar menyentuh hati. Saya sudah menontonnya hingga episode keempat. Dua episode perdana bercerita tentang persahabatan wanita tentang bagaimana menghadapi pria. Sedangkan episode 3 dan 4, ada cerita tentang seorang gadis desa yang punya suara merdu.
Ia berhasil menggapai ketenaran namun sisi lain ia harus pergi lebih cepat (meninggal). Masih ada cerita lain yang tetap menarik sebenarnya namun saya mengingatnya hanya segitu.
Tiap cerita ada menu yang membuat ngiler
Kamu penyuka mie? Maka episode 1 & 2 akan banyak disuguhkan tentang makanan cepat saji ini. Pemeran Chef, Lei Huang yang merupakan aktor berumur 45 tahun ini akan menyajikan cara membuat mie yang bakal membuatmu akan mencobanya juga.
Pengunjung yang datang memang selalu membawa cerita dan masalah. Tapi kedatangan para pengunjung juga memberi tahu kita sebagai penonton tentang menu apa saja yang dipesan.
Perbedaan versi China dan Korea
Tiap film yang dibuat ulang tentu selalu ada perbedaan. Bila versi Korea filmnya membawa suasana restoran kecil dengan lokasi sempit, maka versi China-nya suasana yang dibangun agak berbeda. Berada di pinggir laut, semacam pelabuhan, restorannya sangat ramai dengan beberapa tempat hiburan malam disekitarnya. Paling mencolok sementara ini saja untuk perbedaannya.
Trailer film Midnight Food Store
Film ini bisa kamu tonton via streaming di alamat ns21.me. Atau searching aja google. Semua gambar yang ada di sini merupakan screenshot dari Youtube.
...
Saya suka tiap cerita yang dibangun. Kadang menggambarkan diri kita berada di sana dan merasakan pernah terjadi pada kita. Tema utama yang membawa kuliner membuat perasaan terkadang ikut merasa lapar dan ingin mencoba membuatnya. Saya berpikir, andai ada film yang ngangkat tema kuliner angkringan seperti di Semarang, sepertinya menarik juga.
Membawa genre drama, film ini sebenarnya bercerita secara sederhana. Karena dikemas dengan berbagai sudut pandang dan kamera yang baik, tulisan debut saya ini di blog pribadi setidaknya sangat saya rekomendasikan. Terlebih untuk kategori penonton remaja batas minimalnya.
Kayaknya seperti filem Jepang dengan tema sama..., lupa judlnya. Lihat juga pertunjukan Liu Sanjie di sungai yangshuo yang disutradarai oleh Zhang Yi Mou. Berbagi artikel tentang Sungai Li di http://stenote-berkata.blogspot.hk/2017/12/teater-liu-sanjie-di-yangshuo.htmll
Liat juga video di Youtube di : https://youtu.be/LGSdvSa0tg0
[Artikel 17#, kategori Tips] Saya sudah menghitung kira-kira berapa kuota yang dihabiskan untuk menonton siaran langsung sepakbola via streaming. Tentu Anda sekarang bisa mengukur biaya untuk menghabiskan kuota apabila tim kesayangan Anda akan bertanding hari ini.
[ Artikel 4#, kategori kopi ] Sebagai peminum kopi sachet yang berharap dapat harga lebih murah, saya tercengang bulan ini karena harganya naik. Dulu, saya bisa mendapatkannya hanya Rp6.500 saja. Sekarang? Harganya naik jadi Rp8.800. Beberapa tempat mungkin berbeda, bahkan lebih mahal. Kopi andalan dengan merek Nescafe Classic ini biasanya saya minum 2x sehari. Sekarang kudu mikir lagi. Nilai tukar rupiah melemah Saya sempat bertanya kepada pemilik warung kelontong di dekat tempat tinggal alasan harga kopi ini jadi naik harganya. Katanya itu dampak dari nilai tukar rupiah sedang melemah. Sebagai orang yang bukan dari kalangan ekonom, tentu saya tidak terlalu mengerti. Nilai rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat ternyata sangat berdampak dengan kondisi barang-barang yang jadi naik katanya. Nilai rupiah sekarang, saat tulisan ini saya posting , berada di angka 16 ribuan lebih untuk nilai 1 dollar-nya. Sepertinya itu tinggi sekali, bukan? Tidak ada ampas Ada banyak merek sebenarn...
Begini rasanya ketika mertua datang ke rumah, nggak enakan. Padahal, cuma menjenguk cucu kesayangan. Tapi rasa malas yang biasa dirasakan sebelum nikah, berubah rasa risih. Serba salah, pokoknya.
Beberapa member di grup facebook Zenfone 2 sering banget berdiskusi tentang penggunaan smartphone merek Asus ini yang dikawinkan dengan jaringan 4G milik Smartphone. Penasaran juga, akhirnya saya mencobanya. Dan taraa....
Istilah pacaran jarak jauh atau LDR sudah banyak kita dengar dan lazim. Saya pun pernah mengalaminya dan akhirnya kandas semua. Tapi kalau pasangan suami istri LDR?
Kayaknya seperti filem Jepang dengan tema sama..., lupa judlnya.
BalasHapusLihat juga pertunjukan Liu Sanjie di sungai yangshuo yang disutradarai oleh Zhang Yi Mou. Berbagi artikel tentang Sungai Li di http://stenote-berkata.blogspot.hk/2017/12/teater-liu-sanjie-di-yangshuo.htmll
Liat juga video di Youtube di : https://youtu.be/LGSdvSa0tg0