Catatan

πŸ“Œ PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Baru Tahu Tentang Buku Men are from Mars, Women are from Venus


[Artikel 33#, kategori catatan] Sebagai orang yang suka baca buku soal Cinta, jaman kuliah dulu, saya malah baru tahu tentang buku yang judulnya ada di atas (judul) blog saya ini. Buku ini juga saya belum baca, dan saya mengetahuinya dari film. Kadang film memberikan  informasi yang bisa menambah pengetahuan kita tanpa disadari. Saya tidak menyesal membuang waktu setelah menonton film Korea tersebut.

Saya sedang mengingat-ngingat, film apa yang membuat saya tampak bodoh setelah mengetahui buku yang judulnya  Men are from Mars, Women are from Venus. Istilah Venus malah mengingatkan saya film Drama Korea yang judulnya "Oh my Venus" malah. 

Kalau baca beberapa referensi dari blog yang saya dapatkan di mesin pencari, buku karya John Gray, Phd tersebut, bercerita tentang perbedaan pria dan wanita yang diberi simbol Mars dan Venus. Mars disimbolkan sebagai perwakilan laki-laki, dan Venus sebaliknya.

Semakin mendalam membacanya, rasanya semakin menarik. Saya jadi penasaran tentang buku ini, meski beberapa reviewnya sudah saya ketahui secara garis besarnya.

Postingan ini tidak membahas secara dalam bagaimana buku ini disajikan untuk saya review. Selain karna saya belum membacanya, saya menulis ini hanya untuk menceritakan bahwa saya baru tahu tentang buku tersebut.

Buku ini sepertinya bagus, dan bila kamu tertarik membaca beberapa referensinya di blog atau website, kamu akan sangat mudah menemukannya. Coba aja cari.

Saya berharap, suatu hari saya akan membacanya. Sekedar menjadi bahan rujukan buat blog pribadi saya ini atau membantu saya dalam suatu hubungan. Apakah kamu sudah membacanya?

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

☕ Cerita Juli: Memulai Misi Hemat Bersama Kopi Luwak Sachet