Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Gifted, Film Seorang Pria yang Mengasuh Anak Jenius


Atas rekomendasi teman, saya akhirnya menonton film Gifted yang rilis 12 April 2017. Awalnya saya tertarik dengan cerita teman tentang seorang anak perempuan yang memiliki kecerdasan alias jenius. Bahkan kecerdasannya ini membuatnya ia duduk dibangku kuliah meski umurnya bisa dibilang masih cocok buat anak Sekolah Dasar. Apakah kamu juga penasaran?

Film berdurasi 1 jam 41 menit ini menjadikan Chris Evans sebagai tokoh utama yang notabene merupakan aktor di film Captain America sebagai paman dari si anak perempuan jenius. Awalnya saya tidak memperhatikan dan fokus pada cerita yang saya pikir itu bagus dan membuat rasa penasaran.

Cerita film

Lupakan dulu Chris Evan sebagai aktor besar yang hadir di sini. Tapi mari melihat jalannya cerita bagaimana si anak perempuan yang diperankan oleh Mckenna Grace bisa jadi jenius, terutama dibidang matematika.

Ia mulai belajar, mungkin menurut saya itu TK, dan berteman dengan anak-anak seumurannya. Namun masalah muncul ketika ia merasa lebih baik dan gurunya tak mampu menghadapi bakat yang ada pada si jenius.

Kecerdasan si anak rupanya turunan dari si Ibu dan merupakan salah satu ahli dibidang matematika. Ya, saya anggap ini wajar kalau begitu. Gen yang sempurna untuk seorang anak, bukan?

Masalah lain ikut datang yang kali ini dari neneknya, atau ibu dari Chris Evan (Frank Adler) yang dibintangi oleh Lindsay Duncan. Perempuan ini super kaya dan punya segalanya. Entah mengapa ia malah tidak bersama anaknya yaitu Frank.

Dibalut dengan drama, film ini bukan saja memberikan detail seberapa pintar si anak tapi juga konflik yang dibuat dengan permasalahan hak asuh yang berakhir di persidangan.

Si Paman dan si Nenek kalah. Namun kekalahan itu begitu menyakitkan si Paman yang baru tahu bahwa si Nenek tetap terlibat saat si anak pintar diberikan pada orang tua asuh. 

Selain ketiga tokoh di atas, ada juga aktris Jenny Slate yang berperan sebagai guru di sekolah si anak perempuan. Meski tidak begitu banyak tampil, ia termasuk pemeran utama dan malah menjadi cerita dengan bumbu asmara bersama si paman.

Trailer film Gifted


Gambar : Google
...

Pada akhirnya, film ini berakhir bahagia dengan meninggalkan kesan bagus. Si anak perempuan tetap bertahan pada umur yang masih muda dan melanjutkan pendidikan di bangku kuliah. Meski begitu, peran pamannya yang tetap disisinya memberikan ruang untuk tetap bermain dengan anak seumurannya.

Kesimpulannya adalah cerita film ini pada bagaimana anak jenius ini tinggal. Ketika bakat yang mulai tercium si nenek, ia sangat diinginkan. Padahal si nenek selama ini tidak bersamanya.

Si Paman yang berpikir hanya ingin menjaganya agak terlambat menyadari bahwa ini bukan soal menjaga amanah dari kakaknya yang menjadi ibu si anak telah meninggal. Ini adalah tanggung jawab buatnya saat ini sebagai paman untuk membesarkannya.

Chris harus mengerti bahwa kepercayaan si anak perempuan dan keterlibatan emosinya tidak harus terjadi dan ia harus menjaganya. Mungkin sebagai ayah yang menyayangi putrinya.

Film yang bisa saya rekomendasikan untuk ditonton pekan ini, baik bersama keluarga maupun pasangan. Termasuk mengajak anak-anak.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini