Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Google VS Ulasan Bloger


[Artikel 24#, kategori internet] Perlahan-lahan, aplikasi google map benar-benar membawa banyak hal yang ada disekitar. Seperti tempat makan, rekomendasi aktivitas, belanja, layanan, tempat wisata dan lainnya. Dunia benar-benar di dalam genggaman kalau begini. Lalu, bagaimana dengan nasib bloger seperti saya?

Awalnya saya tidak khawatir dan berusaha mengejar poin sebagai local guide, dengan harapan mendapatkan level setinggi mungkin. Wajar dan sudah seharusnya bagi saya atau kalian yang sangat tertarik dengan cara ini.

Tapi kalau sampai bicara masa depan, Google mendapatkan semua informasinya. Lalu, bagaimana dengan ulasan bloger? Mending dipercaya, kalau asal baca dan tak berharap pengalaman si bloger, google bisa dikatakan menang dari segala penjuru.

Saya sempat dikomentarin teman, untuk tidak terlalu banyak mengulas di aplikasi google. Apalagi tempat baru. Bila semua orang mengetahui tempat tersebut lewat aplikasi google, maka tak terbayang, siapa yang akan mengunjungi ulasan si bloger.

Memang rasa khawatir ini terlalu jauh. Padahal, saya sebagai pengguna platform blog dari google, mendukung mereka sebenarnya. Saya tak tahu harus bicara apa jika pertanyaan ini disudutkan ke saya.

Tapi, bila memilih jawaban. Saya tetap akan menggunakan ide dari pikiran saya untuk membawanya ke blog saja saat ini. Saya sekarang memikirkan ini dengan serius.

Saya sudah tak tertarik rasanya membawa sesuatu yang baru dan ditaruh di local guide. Meski begitu, saya bukan 100% mengundurkan diri untuk memakai aplikasinya. Ada banyak cara memanfaatkan bila saya perhatikan.

Namun saat ini, fokus saya masih membawa ulasan sesuatu yang baru ke blog dotsemarang saja. Soal ide bagaimana tadi, biarkan waktu berbicara.

Bagaimana pendapatmu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini