Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Halo Juli 2018


Tiap bulan saya selalu mengucapkan salam dengan harapan mendapat sesuatu yang lebih baik lagi. Namun mengawali bulan ini, saya sedikit kurang bersemangat. Bukan saja karena dua pemain dari klub fantasista saya yang gagal meloloskan negaranya, tapi waktu yang terbuang karena menonton pertandingan kedua negara tersebut.

Saya harus segera move on dari rasa letih dan kurang bersemangatnya pagi ini. Beberapa pekerjaan terpaksa dibiarkan terbelengkalai. Saya sadar bahwa ini berdampak buruk. Tapi mau bagaimana lagi ketika tubuh tidak bisa diajak bergerak.

Bulan ketujuh tiap tahun selalu spesial. Seperti terlahir kembali, saya ingin mendapatkan sesuatu yang lebih. Seperti mungkin mendapat penghasilan 5 juta dalam sebulan. Apakah bisa? Saya berharap sangat untuk itu sebenarnya.

Saya tidak tahu bagaimana menggambarkan diri saya selama bulan Juni. Yang saya alami benar-benar tidak mengenakkan ditengah semangat berkreativitas menghasilkan konten.

Bukan hanya konflik batin yang melanda selama berlangsung Juni kemarin, tapi juga menjaga tetap sadar bahwa titik dimana saat ini apa yang saya impikan sudah berjalan, harus saya tetap pertahankan. Meski godaannya luar biasa. Termasuk umur yang tidak muda lagi.

Juli ini akan saya jadikan lompatan baru dan langkah yang lebih kuat untuk bertarung pada kenyataan dari apa yang saya percaya tentang keyakinan saya.

Apa yang sudah saya tanam, sudah seharusnya saya rawat dan pertahankan. Bahkan kalau ada kemampuan lebih besar lagi, saya ingin membawanya lebih besar dan kuat.

Selamat datang Juli.
Selamat datang pria kesepian.
Saya akhirnya resmi menyandang pria 32 tahun.

*Sayang sekali, Messi dan Ronaldo gagal membawa negaranya lolos babak semifinal.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini