Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Unfollow


[Artikel 24#, kategori wanita] Setelah seminggu lebih dicuekin dan dihiraukan, saya memutuskan menghapus akun Line. Selain kesel tanpa dibalas, aplikasi ini sangat berat. Dan sekarang, saya dibalas dengan unfollow semua akun media sosial.

Saya memang bersalah karena memicu kebencian yang sebenarnya berharap ada kepedulian terhadap saya.

Jalan yang saya pikir sudah benar, apalagi saya benar-benar menderita saat kena sakit dan berharap ia peduli,  nyatanya menimbulkan kebencian yang luar biasa.

Saya jadi ingat dengan sebuah percakapan kami saat masih dalam tahap jatuh cinta. Apakah nanti aku akan di unfollow saat putus? Katanya.

Dan sekarang perkataan itu kembali kepadanya.

...

Mencintai seseorang dengan sangat besar memang butuh perjuangan. Sekali membuat salah, meski saya berharap kesalahan saya itu seperti ketahuan selingkuh, maka tak ada kata maaf.

Apapun motifnya. Salah tetap salah. Besarnya cinta yang dibangun saat menjadi pasangan, begitulah besarnya kebencian saat menjadi kesalahan.

Saya harap kamu (para pria) tidak melakukan hal yang sama seperti saya. Tetap jaga perasaan wanitamu bila tidak ingin ditinggalkan.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini