Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Pekan Ke-3 La Liga, Real Madrid Seri 1-1 Lawan Las Palmas: Buruk!

[Artikel 68#, kategori Real Madrid] Bertandang ke markas Las Palmas, Real Madrid bukan saja ditahan imbang. Tapi menunjukkan permainan yang sangat buruk. Masih awal kompetisi, sudah begini saja. Apakah ini pertanda bahwa musim ini Madrid akan kehilangan gelarnya?

Pekan ke-3 La Liga berlangsung Jumat dini hari (30/8). Madrid masih tanpa Bellingham. Pengaruhnya benar-benar kerasa apabila dibandingkan dengan musim lalu di mana ia mampu menggendong tim saat perfoma kurang baik.

Namun untuk sebuah tim sebesar Madrid, seharusnya tidak masalah dengan ketergantungan hal tersebut. Ternyata memang tidak bisa, pekan ketiga rasanya bermain sia-sia.

Babak pertama, tuan rumah unggul

Performa buruk ditunjukkan tim babak pertama dan terpaksa harus mengakui perjuangan Las Palmas yang sudah mencetak gol di menit ke-4. 

Post by @asmaridexter
View on Threads

Masalah konektivitas antar lini jadi penyebabnya. Padahal ada Modric di tengah yang ditopang Tchouameni dan Valverde. Nama-nama seperti Brahim Diaz, Vini dan Mbappe juga bukan kaleng-kaleng.

Tapi tetap saja, mereka seperti kehilangan arah. Vinicius main tak menentu. Brahim juga malah ikut-ikutan. Keduanya kali ini seperti musuh karena sama-sama sulit berbagi bola.

Yasudahlah, mari menahan diri dan berhenti di sini. Babak pertama telah usai. Babak kedua pasti ada kejutan, mari kita tunggu saja.

Babak kedua, membuang masalah

Pelatih langsung bergerak cepat sebelum peluit babak kedua dimulai. Brahim yang dianggap sedang tidak perform mau nggak mau diganti dan masuk Rodrygo.

Bersamaan lainnya pula, ada Mendy yang juga diganti. Pemain bertahan ini bahkan sudah mengoleksi kartu kuning di babak pertama. Fran masuk menggantikan posisinya.

Saya pikir Madrid sudah mencabut akar masalahnya, namun hingga menit 60, masalah masih sama seperti babak pertama. Gelandang tengah entah kenapa tampil sangat buruk hari ini.

Akhirnya pelatih kembali mengganti pemainnya. Giliran sang kapten, Modric yang diganti dengan memasukkan Arda Guler. Dan benar saja, stimulan pergantian pemain berdampak positif.

Madrid mendapatkan pinalti dan Vinicius mennjadi algojonya. Madrid akhirnya cetak gol di menit 68 dan membuat skor menjadi satu sama (1-1).

Hingga menit 80' Madrid belum juga menemukan celah untuk mencetak gol tambahan. Akhirnya menit 86, Endric masuk menggantikan Vini. Endrick diharapkan dapat memberi dampak seperti pekan ke-2.

Sayangnya, hingga wasit meniup pertandingan babak kedua selesai, harapan itu tidak terkabul. Real Madrid harus puas dengan 1 poin yang dicuri dari kandang Las Palmas.

Penampilan Vini dengan model rambut barunya seperti jadi masalah utamanya. Saya tidak melihatnya hari ini seperti Vini sebelumnya yang hebat.

...

Harapan semua penggemar yang ingin melihat Madrid tampil lebih baik dan mencuri 3 poin kali ini sangat sulit terealisasi. Mbappe masih dengan siklusnya yang tidak bisa ketebak maunya apa. Padahal konektivitasnya dengan Vini sudah berjalan baik.

Mari berharap pekan berikutnya, Madrid kembali ke jalur kemenangan dan Mbappe sudah bisa cetak gol debutnya di La Liga.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini