Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Keuntungan Bonus Demografi


Halaman ini adalah lanjutan dari halaman sebelumnya dan masih tentang Bonus Demografi. Ada yang penasaran, yah. Hehe.. sabar yah. Namanya juga bonus, selalu suprise untuk melihat apa yang dikasih. Cus,,

Ini keuntungannya,

Pertama, jumlah tenaga kerja yang tersedia sangat besar. Jika mereka produktif akan mendorong penciptaan output yang lebih besar dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, mengingat tenaga kerja merupakan salah satu faktor produksi utama.

Kedua, menurunnya beban ketergantungan menyebabkan kemampuan menabung penduduk Indonesia meningkat, sehingga akumulasi tabungan nasional naik, dan akibatnya ketersediaan pembiayaan investasi juga naik. Terjadi peningkatan akumulasi kapital dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Ketiga, beban ketergantungan yang lebih rendah juga menyebabkan setiap keluarga bisa mengalokasikan uangnya lebih besar untuk pendidikan, kesehatan, dan gizi anak-anak mereka, yang pada akhirnya mendorong peningkatan human capital.

Bonus demografi akan berdampak positif pada dunia bisnis, karena daya beli masyarakat meningkat. "Ingat bahwa penduduk usia produktif juga bisa dimaknai sebagai penduduk USIA KONSUMTIF yang membutuhkan banyak produk untuk menunjang kehidupannya," beliau katakan.

Mengingat mobilitas usia produktif sangat tinggi, tidak mengherankan jika saat ini yang berkembang di Indonesia adalah sektor transportasi, akomodasi, komunikasi, dan industri jasa.

"Permintaan akan pendidikan juga akan meningkat. sektor industri manufaktur harusnya juga berkembang karena produktivitas tenaga kerja semakin baik," imbuhnya.

Imbas lain dari bonus demografi, konsumen Indonesia katanya akan semakin menuntut produk yang berkualitas. Mereka juga semakin cerdas dalam memilih produk yang sesuai kebutuhannya.

Selain itu, mobilitas yang tinggi (usia produktif cenderung mobile) menyebabkan konsumen menginginkan kepraktisan, cepat saji, dan kemudahan dalam mengakses produk baik barang maupun jasa.

...

Halaman buat nulis tentang keuntungan bonus demografi ini saya ambil dari majalah Marketing edisi Mei 2015. Majalah yang selalu menginspirasi buat orang-orang yang suka memperhatikan marketing dan dunia online.

Kalau sudah tahu keuntungannya, diingat aja dalam pikiran. Jangan terlalu obsesi tentang tahun 2020 bila Anda akan termasuk golongan produktif.

Saat ini sebaiknya mempersiapkan diri saja untuk menjadi manusia bermanfaat dan berguna bagi sekitar. Jamin deh, dengan sendirinya semua terlewati dan sampai pada waktunya (tahun 2020) nanti.

Salam blogger

Komentar

Postingan populer dari blog ini