Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

10 Juni Diperingati Hari Media Sosial??


[Artikel 3#, kategori media sosial] Tidak ngeh sebenarnya apakah ada hari media sosial atau tidak? Dan tujuannya apa? Namun bila harus ada pun ini setidaknya merupakan kabar baik. Seperti hari blogger Nasional, apakah hari media sosial juga sebagai sesuatu yang menarik?

Informasi ini saya dapatkan pertama kali di linimasa twitter. Akun yang saya follow tentang marketing mentweet berseri bahwa ada hari media sosial pada tanggal 10 Juni.

Rasa penasaran tentu membuat saya ingin mencari tahu. Laman google memberitahu ada 2 website yang menjelaskan tentang lahirnya hari media sosial.

Handi Irawan, sang Pencetus

Wajah beliau ternyata tak asing rupanya. Saya sering melihatnya di majalah Marketing dan merupakan founder dari majalah tersebut.

Menurut situs digita.co.id, Hari Media Sosial di Indonesia diperingati setiap tanggal 10 Juni dan dicetuskan oleh Handi Irawan D. pada tahun 2015. Pada hari ini, setiap masyarakat umum atau pelaku usaha dapat menyampaikan berbagai inspirasi serta informasi tentang media sosial yang telah memberikan perubahan pada kehidupan mereka.

Ya, baru tahun ini dicetuskan. Pantesan saya tak banyak melihat selebrity online yang saya kenal tak membicarakan ini dengan intens. Dan itu pun cenderung kaku.

Apakah ini karena masyarakat Indonesia adalah terbesar penggunaan media sosial?

Bisa jadi, ya. Mengingat negara kita merupakan konsumen terbesar diantara negara lainnya dan bahkan paling bawel bila merujuk media sosial semacam twitter.

Dengan adanya hari media sosial, kita diharapkan  bisa menyampaikan kata-kata, cerita atau gambar yang memotivasi, menginspirasi, membangkitkan kasih sayang dan ajakan untuk membuat kehidupan yang lebih baik.

...

Meski masih belum familiar bagi netizen khususnya apa yang saya lihat di linimasa saya, setidaknya adanya hari media sosial yang berharap penggunanya memanfaatkan media sosial dengan positif, hari tersebut dapat menginspirasi banyak orang.

Hari media sosial jatuh pada tanggal 10 Juni dan semoga kedepan hari tersebut lebih familiar. Ada semacam penghargaan yang diberikan kadang membuat seseorang dapat terpacu.

Menurut saya adanya ini positif saja dan dapat menjadi refleksi diri kita terhadap apa yang kita sebar di linimasa.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini