Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Lagi Tertarik Dengan Konsep Smart City


Awal bulan Juni, saya benar-benar tertarik dengan istilah Smart City atau kota Pintar. Meski tertarik, saya tahunya hanya sebagian teori tanpa bisa melihat bagaimana mengimplementasikannya. Kota Pintar yang berarti didukung oleh teknologi untuk mempermudah aktivitas warganya??

Begitulah saya memikirkan tentang 'Smart City' saat ini. Dari rasa ketertarikan ini membuat saya mulai rajin mencari artikel dan tulisan yang berhubungan dengan konsep kota pintar.

Menjadikan Semarang sebagai salah satu kota Pintar di Indonesia

Ini adalah tantangan mengingat program ini sudah diluncurkan oleh pemerintah pada tahun 2013. Namun sampai sekarang yang terlihat jelas hanya pemanfaatan WIFI dibeberapa tempat umum yang pada akhirnya tetap harus bayar.

Semarang bukan satu-satunya kota yang ingin memanfaatkan konsep ini. Bandung, Surabaya, dan Jakarta, sebagian besar memang kota besar semua, sudah melakukannya. Yah memang butuh waktu setidaknya kota-kota tersebut sudah lebih dulu.

Tulisan ini tentu akan sangat panjang dan lebih menarik sejalan waktu untuk melihat perkembangan konsep ini kedepannya. Jadi, tunggu sajalah apa yang dilakukan beberapa kota yang mengusung konsep Smart City, termasuk kota Semarang tempat dimana saya tinggal saat ini.

**Sebagai blogger yang bisa saya lakukan sampai saat ini mungkin hanya menulis perkembangan ini disini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini