Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Ada Acara di Gedung Serba Guna Akpol, Begini Caranya Masuk


[Artikel 14#, kategori Semarang] Ini adalah pengalaman pertama saya masuk ke dalam Akademi Kepolisian atau Akpol Semarang yang berada di jalan Semarang-Surakarta atau Setia Budi 2. Kebenaran ada acara di sana dan membingungkan juga untuk masuk.

Tanggal 1 desember, iya, awal bulan. Saya sedang mengikuti acara Roadshow Bank Indonesia Goes to Campus yang bekerjasama dengan Netmedia. Acaranya pagi banget, yaitu jam 7 an. 

Karena ini pertama kali, saya sempat bingung dan mencari tahu bagaimana caranya masuk ke Akpol. Karena saya tahu, masuk ke sana tidak mudah. Dan saya tahunya pintu masuk cuma dekat KFC.

Gerbang satunya

Setelah memutuskan pergi dengan Gojek, saya sampai juga di gerbang utama. Mas Gojek juga ternyata awalnya tidak tahu. Beberapa motor lain juga masuk lewat gerbang utama, namun ternyata diarahkan ke gerbang satunya yang berada di dekat lampu merah arah SMA Pangudi Luhur Don Bosko. Termasuk Gojek yang saya gunain.

Oalah, ini toh ternyata. Rupanya ada gerbang satunya untuk akses menuju lokasi acara yaitu gedung Serba Guna Akpol. Nama jalan untuk gerbang ini bernama jl. KS Tubun.

Sebelum sampai menuju lokasi utama, ada kejadian lucu yang menemani saya waktu itu. Gojek saya berhenti di depan gerbang, karena saya tidak tahu kalau akses menuju gedung Serba Guna Akpol itu masih jauh ke dalam, saya nebeng sama mbak-mbak Indosat. Duh, saya grogi.

Tapi kalau nggak nebeng waktu itu, perjalanan saya lumayan jauh bila harus berjalan kaki. Saya bersyukur sekali waktu itu bisa dapat kemudahan. Tidak kebayang berapa lama saya sampai lokasi. Jauh juga lho.

...

Saya sudah mencari beberapa tulisan tentang akses menuju gedung Serba Guna Akpol yang bisa menampung 2 ribu orang ini. Ternyata tidak ada. Mungkin saya saja yang belum beruntung hari ini.

Saya menulis ini dengan harapan bila Anda mengalami hal sama, tulisan ini bisa sedikit membantu. Kalau bawa kendaraan sendiri tidak masalah, seperti motor dan mobil. Beberapa petugas, polisi, memang banyak di sana. Tapi tidak masalah.

Kalau Anda diantar, usahakan diantar sampai lokasi utama (gedung). Jangan sampai Anda berhenti di dekat gerbang, karena sangat jauh untuk berjalan kaki ke sana.

Artikel terkait ;

Komentar

Postingan populer dari blog ini