Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Instagram : Best Nine 2016


[Artikel 8#, kategori Instagram] Sudah mencoba membuat seperti foto ini? Buatnya mudah, kok. Tinggal kunjungi situs yang ada di bagian akhir tulisan ini. Seperti notifikasi, yang memberitahukan berbagai kejadian menarik namun dilihat dari banyaknya like. Sedikit cerita saya tentang foto ini.

Tahun 2016, saya tidak meyangka bisa bertemu dengan Presiden. Sangat berkesan dan tentu tak akan saya lupakan. Namun momen bertemu teman lama, Anto, juga memberi kesan. Teman kuliah, komunitas dotsemarang dan juga teman belajar ngeblog awal-awal pertama kali nulis blog. Kaos yang kami memang terlihat couple dengan tulisan #SaveNKRI, namun itu kami dapatkan dari acara bertemu pak Presiden di Hotel Gumaya. Dan Anto inilah yang awal ceritanya.

Akhirnya Coworking Space di Semarang ada juga. Menarik lokasi yang digunakan karena berada di kawasan Kota Lama. Suasanya bisa dilihat dari sebelah kiri foto saya dan Anto.

Laptop dan kopi, seperti pasangan yang tak terpisahkan. Suasana pagi yang saya perlihatkan adalah waktu terbaik untuk saya bekerja (menulis).

Wanita dibalik pagar yang sedang bernyanyi. Apakah ini semacam perwakilan dari saya yang masih belum memiliki pasangan. Hanya bisa mengagumi dan menyukai tapi tak berhasil memiliki,

Pintu dan emak bloger yang sedang memanggil genit ke arah saya. Tenang, genit itu hanya sebuah adegan karna sadar kamera. Tahun 2016, bloger perempuan di Semarang memang sedang on fire. Semoga tahun depan juga.

Lainnya, foto rame-rame adalah teman-teman bloger yang tiap bulan saya ajak kopdar. Sedangkan yang satunya (ditengah) adalah acara sharing yang rutin digelar di Impala Space.

...

Tahun 2017 kira-kira ada momen apalagi yah?

Buat foto kalian di sini > https://2016bestnine.com

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini