Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Masih Percaya Diri Tanpa Pasangan di Akhir Tahun 2016


[Artikel 21#, kategori Pria 30 tahun] Media sosial bukan saja membuat saya tahu apa yang dibicarakan orang lain. Termasuk percakapan dua orang yang mereka pikir itu menyenangkan. Tapi juga tahu kabar para mantan yang diam-diam memamerkan pasangan baru mereka. Itu baik, tidak ada masalah. Hidup memang harus dilanjutkan.

Apa kabar masa depan? Saat saya kembali membaca ini, besok, saya baik-baik saja hari inidan begitu percaya diri menulis ini. Saya mulai lancar menulis ini setelah kesulitan mendapatkan lagu buat menaikkan mood menulis. Tapi syukurlah, tangan saya mulai menari-nari dan sesekali tubuh lainnya juga.

Tinggal beberapa hari lagi menuju malam tahun baru.  Saya yakin, timeline akan semakin berisik. Operator yang selalu dikritik, dan beberapa pria yang akhirnya mendapatkan mantan saya, sedang bersemangat membuat malam spesial untuk mereka. Tolong, buat mantan saya merasakan menjadi seorang wanita sesungguhnya.

Diantara kisah para mantan, ada 1 mantan yang akhirnya saya temukan keberadaannya dari timeline. Wanita yang sangat kuat, berani dan sangat indah. Wajahnya benar-benar berubah sekarang, tidak seperti saat pertama kali kami berjumpa. Pasti ia sangat bahagia dengan pasangan barunya.

Wanita penyayang keluarga, dan sangat bangga dengan adiknya yang selalu diceritakan kepada saya. Foto terbarunya hari ini saya lihat begitu cantik. Semoga kebahagiaan selalu bersamamu.

Mantan? Menceritakan mereka sebelum akhir pekan bukan berarti saya tidak move on. Mereka adalah orang-orang baik yang pernah berbagi indahnya dunia kepada saya dan mengajarkan saya untuk menjadi pria tangguh yang bukan hanya sebagai mantan saja. 

Saya harap mereka tidak khawatir tentang saya hari ini. Saya masih dikelilingi banyak wanita yang membuat saya lebih percaya diri melewati hari demi hari. 

Kalau kalian tahu (mantan), teman-teman wanita yang selalu menemani saya ini adalah wanita hebat seperti kalian. Tapi tenang, mereka menganggap saya adalah orang baik. Jadi saya akan memperlakukan mereka pun dengan baik. 

Soal pekerjaan, masih baik-baik saja dan masih menyenangkan. Cuma akhir-akhir ini saya agak sibuk setelah sakit beberapa hari kemarin. Sakit perut saja, dan karna itu saya harus bekerja keras mengisi beberapa pekerjaan yang sempat saya tinggalkan. Saya harus ngebut mengerjakannya, dan ini jadinya diluar kebiasaan saya.

...

Selamat tinggal tahun 2016 dan selamat datang tahun 2017. Happy New Year, All!! Doa saya buat kalian adalah terus menjadi orang baik dan bangga dengan apa yang sudah kalian lalui.

Buat saya di masa depan, saya harap kamu menemukan pasangan. Setidaknya gebetan yang bisa menutup akhir tahun tanpa rasa sepi dan curhat colongan. Jangan biarkan mantan-mantanmu memberitahukan kepada dunia kebahagiaan mereka, sedangkan kamu seolah menderita.

Mereka di masa depan tentu sudah ada yang berkeluarga, saya harap kamu tidak sendiri lagi. Yang pasti, kamu tetap semangat dan terus menjadi orang baik.

Tunggu saya, masa depan. Hari ini saya begitu percaya diri menantikan tiap waktu untuk datang kepadamu. Saya ingin mendengar dan melihat, siapa wanita yang beruntung tersebut yang nanti kamu ceritakan kepada dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini