Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Kenapa Ngeblog Siang Hari Selalu Gagal?


[Artikel 74#, kategori blogger] Hari ini saya mencoba mengupdate postingan di siang hari, sekitar jam setengah 2 siang. Sangat berat, tapi harus saya lakukan. Kalau nggak, saya bakal kehilangan momen tiap hari. Beberapa waktu belakangan, saya mulai kehilangan konsisten pada blog pribadi ini. 

Saya menyadari bahwa menunda sama saja seperti menanggung beban berat. Begitu juga saat tidak posting yang biasa sudah saya atur 1x post tiap hari. Baik blog dotsemarang maupun blog pribadi.

Semua aktivitas ini sudah saya lakukan 5 tahun lebih, dan ketika ada yang tidak posting diantaranya, saya merasa kosong. Entah mengapa, apakah kamu juga mengalaminya?

Setelah melewati waktu demi waktu, saya akhirnya berhenti disaat ini. Saat saya mulai menyadari bahwa siang hari sangat sulit dilalui. 

Banyak sekali tantangan yang harus dihadapi. Mulai dari ngantuk, tenaga yang mulai habis, hingga perasaan malas yang selalu menang terhadap niat yang keras.

Apakah ini semua karena jam tidur saya ? Bila melihat bagaimana saya bangun dini hari, maka ini mungkin jawabannya. Saya bangun diantara jam 1 pagi dan baru tidur lagi jam 8 malam. 

Dan jam 1 pagi tersebut saya sudah mulai bekerja hingga pukul 6 pagi. Lalu kemudian berlanjut, jam 8 sampai jam 10, bila tidak ada aktivitas offline di luar rumah. Perasaan saya, ini masih normal.

Atau jangan-jangan, umur saya yang mulai tidak bersahabat. Hari ini tidak sama seperti beberapa tahun lalu ketika dulu masih muda mencari cinta.

Dua faktor ini mungkin saat ini merupakan jawaban yang tepat mengapa saya begitu sulit berkonsentrasi menulis blog di siang hari. Saya berharap, menemukan jawaban untuk permasalahan ini.

Apakah harus minum kopi lagi yang sudah saya lakuin pagi hari? Apakah perlu mandi, atau biarkan tubuh ini bicara bahwa ia butuh istirahat. 

Saya harap, tubuh ini selalu sehat walafiat. Karena saya membutuhkannya untuk terus berkarya dan bercerita kepada masa depan, bahwa saya melakukan hal hebat di masa lalu.

Terima kasih.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini