Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Koran

Koran

[Artikel 25#, kategori Amir] Hanya bisa melihatnya. Seakan memanggil untuk memindahkannya. Hari demi hari terlewati dan kini sudah 1 bulan terganti. Kapan koran itu disingkarkan? Batin saya menyakinkan.

Dulu saya pernah berlangganan koran. Saat itu, koran masih murah dan gudang informasi. Internet masih susah, alias jaringannya yang belum kencang seperti sekarang.

Koran ini tergeletak di lantai rumah. Hanya digunakan sebagian untuk membungkus barang yang mau dikirimkan ke luar Jawa. Entah kenapa sisa koran tersebut tidak disingkirkan, setidaknya masih berguna bila disimpan di tempat yang aman. 

Manusia ketika tidak membutuhkan, mereka menyia-nyiakan. Namun ketika diperlukan, dicari sampai ketemu. Bila tidak, terpaksa mengeluarkan isi dompet dan menelusuri panasnya jalan raya.

Sangat dekat

Kakinya sering melewati tapi tidak mau menghinggapi. Bentuknya yang lebih besar dari piring buat makan seolah tidak kelihatan oleh matanya. Apakah begini rasanya andai jadi mantan? Tahu tapi tidak tahu. 

Satu bulan lamanya ia tetap tidak ngeh bahwa ia pernah memakainya. Seperti mendapatkan pelajaran soal cinta. Yang dekat terkadang tidak kelihatan.

Hanya bisa melihat saja bagaimana kisah akhirnya saat koran tersebut menghilang dari tempatnya.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini