Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Saya dan Bloger Perempuan


[Artikel 68#, kategori bloger] Saya harap keberadaan saya ditengah banyak perempuan di gambar atas tidak dipikirkan secara negatif. Termasuk kamu, apabila pernah menaruh rasa suka kepadaku. Mereka adalah rekan-rekan saya sesama profesi yaitu bloger.

Saya juga bingung mengapa tahun ini saya lebih banyak berkumpul dengan mereka. Awalnya karena saya juga yang ingin berbagi tentang apa yang saya dapatkan dari dunia blogging di Semarang. Seperti event, contohnya.

Semakin mendekati akhir tahun, hanya orang-orang terpilih ini yang akhirnya senang bersama saya dalam berkegiatan bersama. Dan untuk memudahkan komunikasi kami, saya mengumpulkan mereka dalam grup Whatsapp. Mungkin WA lebih baik ketimbang grup Facebook yang saya pikir itu lebih menarik.

Saya mengerti tujuan mereka sebenarnya bukan karena saya adalah orang baik atau peduli, tapi lebih bagaimana mendapatkan pengalaman menjadi seorang bloger yang tidak sekedar menulis dan selesai.

Mereka adalah orang hebat menurut saya, karena bisa memanage waktu. Sebagian dari mereka sudah bekerja dan ada yang kuliah. Sungguh saya beruntung bersama mereka dan selalu punya rasa optimis.

Saya tahu bahwa saya sendiri masih single, mungkin ada pertanyaan apakah tidak mencoba salah satu dari mereka untuk hubungan jangka panjang yang lebih serius. Tentu saya ingin, dan beberapa waktu dulu, saya pernah mencoba. Tapi sekarang saya tidak ingin berhubungan serius diantara salah satu dari mereka.

Saya ingin menjaga orang-orang yang ada di ekosistem di sini untuk terus berkontribusi lewat tulisan menceritakan kota Semarang sangat menarik dari sudut pandang yang berbeda.

Soal jodoh, saya akan berusaha mencari di luar lingkungan ini tentunya. Saya berharap demikian. Dan buat kamu di luar sana, jangan cemburu terhadap mereka. Soalnya saya banyak belajar dari mereka.

Kira-kira tahun 2017, mereka masih sama saya atau saya yang tidak sama mereka?

Artikel terkait :

Komentar

  1. kita tunggu jawaban dari pertanyaan di bagian terakhir tulisan ini tahun depan :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini