Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Perbedaan Hidup Sebelum dan Sesudah Umur 30 Tahun


[Artikel 19#, kategori Pria 30 tahun] Ternyata tanggal 1 November jatuh pada hari Selasa. Bagaimana perasaan Anda setelah melewati bulan Oktober. Saya sendiri masih masih nyaman dengan hidup sendiri, meski ingin sekali mengajak kencan seorang wanita. Postingan berikut sebenarnya saya ambil dari situs Intisari online yang gambarannya mirip-mirip dengan saya.

Siapa tidak ingin memiliki pasangan, teman yang seru dan pekerjaan yang menarik. Hanya saja, untuk meraihnya sekarang benar-benar berbeda dengan masa muda saat saya berumur di bawah 25 tahun. 

Waktu itu untuk mengajak wanita berkencan, saya rela harus keluar banyak uang demi membahagian si dia. Sekarang entah mengapa, untuk membuat bahagia wanita itu mudah tapi untuk mendapatkan rasa tertarik itu yang sulit. Masa ditraktir mulu hanya untuk menguji kesungguhan.

Daripada bingung memikirkan saya, Anda yang mungkin juga berumur seperti saya, postingan berikut ini mungkin berguna. Tapi tunggu dulu, postingan yang di post Intisari itu banyak gambarnya. Mungkin lebih menarik ketimbang postingan saya yang hanya berupa teks.

Malam hari 

Wanita 20 tahun jam 10 malam masih menggunakan make up, sedangkan wanita berumur 30 tahun sudah menghapusnya.

Larut malam

Pasangan 20 tahun penuh romantis, sedangkan pasangan 30 tahun tidur pulas.

Metabolisme

Umur 20 tahun bebas makan apa saja, sedangkan 30 tahun makan dengan porsi sama tapi berat badan terus bertambah.

Melihat pasangan lain

Umur 20 tahun selalu bersifat iri, sedangkan 30 tahun merasa jijik.

Respon terhadap opini orang lain

Umur 20 tahun sangat peduli, sedangkan 30 tahun bodo amat.

Sikap terhadap penuaan

Umur 20 tahun merasa ketakutan, sedangkan 30 tahun lebih memilih menikmati.

Teman

Umur 20 tahun lebih banyak teman, sedangkan 30 tahun hanya memiliki beberapa teman.

Liburan

Umur 20 tahun menginap di hostel sudah nyaman, umur 30 tahun mementingkan kenyamanan dengan menginap di hotel berbintan.

...

Bagaimana menurut Anda? Saya sendiri merasa itu mirip seperti saya saat ini. Entahlah bagaimana dengan Anda. Semoga bisa memberi gambaran.

Sumber original bisa klik di sini.

Artikel terkait 

Komentar

Postingan populer dari blog ini