Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Selalu Menyenangkan Terlibat Sebuah Acara Sebagai Bloger


[Artikel 67#, kategori bloger] Gambar di atas merupakan meja makan yang diisi beberapa jenis makanan yang disajikan kepada mereka yang hadir sebagai undangan. Saya hadir juga tentunya. Sebagai apa? Dan acara apakah ini?

Ini adalah undangan buat acara yang akan berlangsung beberapa hari ke depan. Saya hadir sebagai bloger, seperti yang sudah-sudah. Saya tidak sendiri, beberapa bloger juga hadir. Termasuk wartawan, profesi yang selalu menjadi teman setiap ada rilis acara.

Saya tidak akan bicara bagaimana suasana di sana. Saya hanya ingin mengungkapkan perasaan saya bahwa saya senang selalu dilibatkan dalam sebuah acara. Selain bangga, tentu ini sebuah apresiasi dan portofolio yang selalu saya kenang.

Menjadi bloger seperti saya memang menyenangkan. Tapi jangan lihat kesenangan dan rasa bangganya. Banyak proses yang saya lalui dan tentu punya waktu flexibel, kuncinya.

Saya tidak menganggap menjadi bloger sebagai sampingan, malah yang utama. Jadi saya tidak terbebani waktu setiap ada acara seperti ini.

Namun dari pengalaman, acara-acara yang bisa melibatkan atas nama bloger tidak banyak akhir-akhir ini di Semarang. Dan rata-rata yang mengajak biasanya bukan dari Semarangnya, biasanya Jakarta atau mereka-mereka yang ingin buat acara di sini.

Saya tidak ingin membuat Anda yang membaca lantas tertarik ikut-ikutan menjadi bloger atau iri dengan saya. Jujur, menjadi bloger itu melelahkan. Kalau cuma sampingan dan punya pekerjaan utama, itu tidak masalah.

...

Saya di sini sedang bertemu dengan beberapa panitia acara yang review acaranya ada di blog dotsemarang. Ya, ini adalah acara sebelum Rijsttafest 2016. Semacam press conference.

Beberapa tahun terakhir, saya lebih sering hadir diundang sebelum acara utama seperti ini selalu identik dengan jurnalis. Ini bukan acaranya yang ngundang banyak bloger, biasanya kebanyakan jurnalis.

Semoga tahun 2017, ada banyak keterlibatan bloger dan saya sendiri disetiap acara. Ayolah, Presiden aja ngundang bloger. Masa buat acara tidak melibatkan bloger sekarang ini?

Yuk, jangan lupa update blog hari ini.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini