Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Alamat Blogspot.com Berubah Menjadi Blogspot.co.id

 

Akhirnya saya terpengaruh juga saat melihat tweetan beberapa blogger di timeline bahwa alamat domain blogspot.com berubah menjadi blogspot.co.id. Dan blog pribadi saya ini juga terkena dampaknya. Ada apa ini?

Setelah google mengubah logonya tanpa sadar pengguna blogspot ikut-ikutan terkena dampaknya. Alamat blog saya yang beralamat http://asmari2.blogspot.com kini menjadi http://asmari2.blogspot.co.id. Dari sisi domain ini menarik tapi bagi sebagian pengguna ada juga yang merasa khawatir.

Domain Indonesia

Domain co.id merupakan domain yang artinya berasal dari Indonesia. Isu blogspot.com menjadi blogspot.co.id ternyata sudah mulai diperbincangkan pada tahun 2012 hingga 2013. Menurut blog strukturkode.blogspot.com, isu tentang berubahnya domain seperti ini sudah dilempar pada tahun yang saya sebut diatas.

Beberapa negara, blogspot.com sudah banyak yang berubah. Seperti Amerika, Jerman juga dari blogspot.com menjadi blogspot.de. Atau di Inggris yang menjadi blogspot.uk. Jadi, nama-nama tersebut mengikuti asal negaranya.

Entahlah mengapa Indonesia baru berganti sekarang. Blog-blog yang saya baca tidak menemukan jawaban pasti termasuk dari googlenya sendiri.

Eksistensi domain Indonesia

Beberapa tahun belakangan, penyedia layanan domain Indonesia terus berupaya mengajak pengguna blog Indonesia untuk pindah ke domain Indonesia. Meski agak ribet dan membayar pada waktu itu awal-awal, saya akhirnya tidak memindahkan nama-nama domain blog saya.

Dengan adanya kasus ini sejak tanggal 3 september dimana berubah blogspot.com menjadi blogspot.co.id, eksistensi domain Indonesia menjadi lebih besar. Sisi lainnya, ini tidak ribet buat saya untuk mengkustom domain.

Pengaruh besarnya

Karena saya menggunakan bukan untuk mencari duit, jadi saya tidak terpengaruh. Yang paling berpengaruh adalah mereka yang memanfaatkan blognya untuk adsense. Coba baca blog DISINI yang ngebahas pengaruhnya lebih detail. Komentarnya juga sangat banyak.

Mereka yang menggunakan untuk ladang uang sebagian besar sangat terpengaruh. Alasannya nama domain mereka yang didaftarkan dengan blogspot.com harus menjadi blogspot.co.id.

...

Salah satu dampak menggunakan platform gratisan seperti inilah dampaknya. Bukan hanya dari platform global saja yang tiba-tiba mengubah domainnya atau lainnya, platform lokal juga sama saja. Malah lebih parah.

Jadi bila ingin punya blog yang tidak ingin diutak-atik, mendingan gunakan blog yang domain berbayar plus hosting sendiri. Sekarang ini sudah banyak kok yang menawarkan berbayar. Untunglah saya punya dotsemarang.com untuk domain berbayar.

Untuk saya sendiri dampak bergantinya domain ini saya menyambutnya dengan positif. Karena saya tinggal di Indonesia ini sudah seharusnya. Apalagi pada akhirnya nama ini didapatkan dengan gratis tanpa ribet.

Tetap semangat ngeblognya, yah!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

☕ Cerita Juli: Memulai Misi Hemat Bersama Kopi Luwak Sachet

📌 Sekali Seumur Hidup: Menjaga Asa Menikah di Usia 40 Tahun