Mengapa Harus Bermimpi



Saya berharap setelah membaca ini, adik saya atau siapa saja, lebih berhasrat memiliki mimpi. Dengan mimpi, arah tujuan hidup seseorang lebih tertata. Layaknya sebuah kendaraan, ada setir yang mengarahkan.


Di bawah ini ada beberapa paragrah yang saya ambil dari buku. Sumbernya saya masukkan setelah selesai membacanya bila Anda mencarinya. Coba deh baca beberapa kali dan pikirkan sesuatu tentang berikut ini

Kalau kamu merasa hidupmu sudah Sejahtera dan nggak perlu capek-capek bermimpi, Coba lihat lebih jauh lagi, pikir lebih mendalam lagi.

Milik siapakah semua yang ada pada kamu itu? Yang sedang kamu nikmati itu, bukan kepunyaan kamu. Semua itu hanyalah hasil dari jerih payah orang tuamu mewujudkan mimpi-mimpinya. Jadi,  kamu memang harus bermimpi, sebab kamu bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa. 

Dan kedepannya nanti, tentu kita akan terpisah dari kehidupan orang tua kamu. Bukan karena itu saja sebetulnya, kenapa kamu harus punya mimpi adalah semata agar kamu punya hasrat untuk berkembang.  Sebab hidup ini, memang selalu berkembang. Kalau tidak punya mimpi,  masak kamu mau selamanya menjadi pecundang sementara sahabat-sahabat kamu sudah menjadi orang yang hebat.
...

Sekarang kamu sudah besar, menjadi mahasiswa. Kamu beruntung, lho, Ada saudara-saudaramu yang mengarahkan, memberi semangat, tidak memperdulikan kamu karena mereka tahu kamu hidup harus belajar dari pengalaman. Membiarkanmu seperti sekarang bukan berarti kakak-kakamu egois. Kamu harus kuat, hidup itu berat bila kamu pikir begitu.

Satu pesan saudaramu ini, bermimpilah selagi kamu sempat. Wujudkanlah semuanya. Ingatlah apa yang kamu suka dari dulu. Terimalah kenyataan bahwa kamu adalah anak bungsu. Anak paling sempurna diantara saudara-saudaramu. Karena kami yakin, kamu sudah sering melihat kesalahan yang kami buat.

Sumber :
Buku Wujudkan Mimpimu!
by Rifayal Qurban

Komentar

Postingan populer dari blog ini