Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

1.000 Postingan


Ini bukan jumlah postingan blog personal saya, tapi jumlah postingan blog dotsemarang. Pencapaian luar biasa menurut saya. Akan tetapi ini bukan jumlah terbaik yang diperoleh mengingat beberapa blog yang hilang dan tidak terselamatkan.

Menutup akhir bulan Mei 2016, sebuah pencapaian pribadi yang sudah saya tunggu-tunggu untuk menuliskannya di sini. Ya, blog dotsemarang sudah melampaui seribu postingan. Bolehkah saya mendapat applaus untuk ini.

Sejatinya dotsemarang yang lahir dari blogdetik sudah mendapatkan ribuan posting. Bila dulu masih ada beberapa admin yang memudahkan saya bekerja, kini saya harus melakukannya sendiri.

Setelah menutup alamat blog di blogdetik kemudian hijrah ke dotcom kemudian akhirnya ditutup paksa juga, dotsemarang menetapkan rumah barunya di platform Blogspot beberapa bulan sebelum akhir tahun 2015. Dan hingga sekarang, rumah itu selalu terisi.

1.000 postingan bukan didapat dari rumah baru (blogspot). Tapi didapat dari rumah lama (dotcom) yang sempat diselematkan. Saya harus mengakui bahwa perjalanan dotsemarang tidaklah semudah apa yang terlihat. Apalagi persaingan media di Semarang juga mempengaruhi perkembangan dotsemarang.

Sampai kapan saya mengisi konten di dotsemarang? Entahlah. Mungkin sampai saya merasa bosan. Apalagi sekarang hanya sebuah blog gratisan yang dikelola secara personal.

Selamat buat dotsemarang
Semoga rejekinya tetap lancar, amin!

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini