Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Kisah Pria 29 Tahun


Agak norak ya, menuliskan judulnya. Tapi tak apalah. Jujur pada kalian setidaknya itu lebih baik. Ketimbang jujur pada gebetan dan mengaku pria baik-baik. Aigoo..

Postingan ini adalah cerita tentang kehidupan saya saat usia 29 tahun. Sengaja dibuat untuk ditaruh dibagian kanan homepage blog ini. Saya ingin Anda fokus pada saya, setidaknya Anda adalah wanita. Lho..haha..

Bukan-bukan.. Sebuah blog personal memang punya tampilan seperti saya ini. Artikel terbaru ada pada bagian atas, selanjutnya turun ke bawah, Artikelnya semakin lawas yang ditemui.

Segala keluh kesah

Sebelum memasuki masa keemasan pria usia 30 tahun, saya ingin menjadikan blog ini sebagai perjalanan hidup saya untuk dibaca dikemudian hari. Karena konsep blog saya adalah campuran, maka pengunjung tidak menemukan diri saya sebenarnya seperti apa. Anggap saja saya menderita di sini.

Menjadi pria dengan usia 29 tahun saat ini, tidak mudah. Apalagi lingkungan sekitar, pertemanan, pekerjaan dan wanita, tidak dalam genggaman terbaik saya sekarang. Selain pekerjaan yang saya sebut sebelumnya, semuanya sudah pernah saya rasakan. Sangat indah... dan itulah masa muda.

Hingga perjalanan saya menuju kesini sekarang, saya harus banyak bersabar. Usia ini, punya cerita sendiri. Di bawah ini akan saya beri link-link tentang saya melewati waktu demi waktu. Saya suka pergi ke bioskop, menyendiri, bekerja sebagai blogger, persahabatan, kota tempat tinggal, dan lainnya. Cek label atau kategori di samping kanan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

📌 Realitas Finansial Juni 2026: Ketika Tagihan Menembus Angka 1 Juta dan Bertahan di Jalur Blogger