Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Nunggu jam 1 Dini Hari


[Artikel 32#, kategori Internet] Begini rasanya jika operator menyediakan fasilitas internet malam, kita disuruh nunggu hingga jam 1 dini hari. Mau lekas terkoneksi disuruh nunggu, sempat bikin kopi, mengetik tulisan ini dan melirik jam yang terus berbunyi. Kapan jam 1 itu tiba?

Paket internet dari operator Tri yang saya gunakan adalah unlimited. Tapi, banyak batasan yang diberikan untuk menikmatinya. Mulai dari gratis 1 GB yang dapat dinikmati dari jam 1 dini hari sampai jam 5 sore. Batas kuota 1GB setelah pemakaian maksimal, kecepatan diturunkan dan lainnya.

Mengeluh, tidak berarti tentunya. Karena paket lain tersedia. Seperti hidup yang bebas memilih, kenapa masih memilih yang sulit.

Hanya Bisa Menunggu

Saya sedang duduk mengetik tulisan ini sambil sesekali mengambil cangkir kopi dan menikmatinya. Saya selalu terhenti ketika mata mulai melirik jam yang berada di sebelah kanan tubuh saya.

Hanya bisa menunggu malam ini ketika tanpa sadar saya terbangun jam 12 malam. Ada satu jam untuk tiba di sana dan tanpa sadar tulisan ini selesai. Hanya bisa menghela napas.

Begitulah yang dialami salah satu pengguna internet di muka bumi ini dan itu terjadi pada saya hari ini.

Selamat pagi, semuanya. 

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini