Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Ketika Liga Blogger Indonesia Masuk Segmen Ibu Rumah Tangga

 

Liga Blogger Indonesia tinggal hitungan hari. Bakalan jadi periode sibuk tahun 2016. Tapi tak masalah, saya harus bisa. Apalagi LBI edisi keempat ini juga kedatangan blogger kategori emak-emak yang menurut saya tahun ini adalah masa-masa keemasan mereka. Masa kalah sama emak-emak.


Tren blogger Indonesia tahun 2015 sangat menarik. Apalagi segmen ini juga menyebar hampir seluruh Indonesia. Termasuk Semarang. Bagi sebagian segmen ini, ada semacam antusias tinggi yang dampaknya membahagiakan, menemukan arah dan berani tampil.

Ya, perempuan dan emak-emak blogger sangat mendominasi akhir-akhir ini. Di Semarang sendiri, beberapa yang sebenarnya memiliki karya dari buku hingga film harus juga ikut tergabung dan bahkan mendirikan komunitas yang diisi personil perempuan dan emak-emak.

Segmen Ibu Rumah Tangga

Liga Blogger Indonesia pun sepertinya saya melihat fenomena ini juga ikut masuk. Bisa dibayangkan, mereka sibuk mengurus rumah tangga, suami dan anak-anak. Namun ditengah kesibukannya, mereka memanfaatkan waktu luang untuk berjejaring dan menulis blog. Saya sendiri bila ada diposisi tersebut, bukan jadi ibu-ibu, bakalan kewalahan.

Musim ketiga LBI tahun 2015 saja, juara utamanya juga seorang perempuan dan ibu muda. Gairahnya tahun 2016 tentu akan lebih menarik dan lebih banyak.

...

Tahun 2016 saya berharap ada segmen baru untuk blogger Indonesia terutama di Semarang. Saya belum menemukan pelajar atau mahasiswa yang eksis belakangan ini. Secara umum keberadaan mereka ada, tapi secara khusus saya tak melihat mereka ada.

Welcome Liga Blogger Indonesia!

Gambar : Google

Komentar

Postingan populer dari blog ini