Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Akan Selalu Ada orang yang Tidak Menyukaimu


[Artikel 41#, kategori motivasi] Orang yang memiliki prestasi tinggi maka ia akan berteman dengan orang-orang yang merasa benci dan iri hati. Jangankan yang tinggi, yang biasa aja kadang membuat orang disekitar kita pun juga menjadi pembenci. Padahal kamu menghormatinya dan hanya menyukai pekerjaanmu. Kalau sudah begini, saya sarankan hanya untuk fokus pada tujuan utamamu saja.

Kamu pernah mengalami masa-masa seperti ini? Jika pernah, maka tak perlu ragu untuk berkata iya. Saya pun juga mengalaminya. Bahkan orang-orang terdekat saya yang saya hormati dan banggakan. Begitulah hidup manusia.

Fokus pada visi misi hidup

Apakah sebutan buat orang yang selalu merasa iri hati kepada sesama manusia? Pendengki? Kamu bisa menamai begitu, atau membuatnya terkesan lucu. Mereka sebenarnya menginginkan apa yang ada pada diri kita, baik kesuksesan, keberhasilan, hal sederhana yang menyenangkan dan kebahagiaan yang bagi mereka sulit didapatkan.

Kalau sudah begini, kita berhadapan dengan yang namanya hidup sebagai manusia. Kamu harus memaklumi bahwa mereka juga menginginkan. Yang perlu kamu lakukan hanyalah membuat visi misi hidup dan fokus menjalaninya. Kira-kira apa visi misi hidupmu? Kalau belum, segeralah buat.

Fokus pada tujuan

Sebenarnya, setelah kamu membuat visi misi hidup, tujuanmu lebih mudah didapat. Kamu bisa fokus di sana. Tapi mari kita bicara tujuan lainnya seperti tujuan kamu bersekolah, bekerja, menjadi suami atau istri, pacar, dan pekerjaan lainnya.

Fokus di sana saja, apa yang ingin kamu raih dan apa targetmu berikutnya. Kadang kalau kamu mengurusi orang-orang yang berbicara tidak menyenangkan kepadamu, kamu hanya membuang waktu. Ketika kamu membuang waktu, kesempatanmu semakin sedikit.

...

Akan selalu ada orang yang tidak menyukaimu, sebaik apapun kamu dan sekecil apapun prestasi yang kamu dapatkan. Semua orang mengalaminya dan semua orang pun melewatinya. Yang membedakan kamu dan mereka yang berhasil melewati adalah mereka fokus pada tujuan awal saat mereka bekerja atau hidup dengan visi misi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini