Selamat bertambah usia untukku. Di tengah perayaan sederhana yang kuhidupkan lewat tulisan ini, aku memilih tema “Pria Tidak Berdaya” sebagai cermin perjalananku. Bukan untuk meratapi nasib, tapi untuk memeluk kejujuran—tentang diriku, tentang hidup, dan tentang harapan yang masih kugenggam erat meski kadang terasa rapuh. Dalam bahasa Indonesia, “berdaya” berarti punya kekuatan, kemampuan, atau kemauan untuk menghadapi hidup—entah itu menyelesaikan masalah, mengejar mimpi, atau sekadar bangun dari tempat tidur dengan semangat. Tapi di usia ini, aku merasa berada di sisi sebaliknya: tidak berdaya. Bukan karena aku menyerah, tapi karena hidup terasa seperti permainan yang aturannya terus berubah, dan aku sering kehabisan napas untuk mengejar. Hampa di Tengah Keramaian Di usia 39, aku melihat banyak pria seusia ku hidup dalam ritme yang sepertinya lebih “hidup”. Mereka punya pekerjaan yang memberi kepastian—gaji bulanan yang datang tanpa drama, hanya perlu mengatur apa yang masuk ke ...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
[Aktivitas] Pertama Kali Ke Fish & Co Semarang
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
[Artikel 41#, kategori aktivitas] Tanggal 19 April kemarin, atau hari Rabu, tempat yang saya ingin kunjungi (Saking sering ngelewati tapi bingung soal alasan ke sana dan kantong kering), akhirnya bisa saya kunjungi. Tempatnya saya kira cuma 1 nama, ternyata ada beberapa nama dalam 1 lokasi. Paling menarik tentu view yang ditawarkan yaitu pemandangan kota Semarang dari atas.
Ada kejadian lucu yang mewarnai kedatangan saya ke Fish & Co Semarang yang terletak di jalan Dr. Wahidin No. 41 ini. Dari rumah naik Gojek awal cuacanya cerah, namun 5 menit perjalanan, tiba-tiba hujan mengguyur. Apes bener bila sebelumnya saya update status di Twitter, cuaca pagi ini Semarang cerah.
Untunglah driver Gojek sigap dengan berhenti sejenak dan menawarkan jas hujan. Pria paruh baya yang menjadi driver saya ini awalnya mengira hujan bakal lewat begitu saja, jadi cuma nawarin saya aja yang pake jas hujan. Namun ternyata tidak. Kami berhenti kembali, dan beliau juga ikut pakai.
Diundang Indosat Semarang
Hujan menemani perjalanan kami, dan sempat membuat saya waswas juga. Mood yang sebelumnya bangga dan happy, tiba-tiba kehilangan gairah. Apalagi celana ikutan basah. Tidak enak sama tuan rumah yang mengundang yang kali ini dari Indosat Semarang. Terakhir kali diundang acara mereka tahun 2016.
Tiba di Fish & Co Semarang, driver Gojek menurunkan saya di tempat yang agak teduh. Setelah proses transaksi, jas hujan yang saya kenakan malah disuruh taruh di situ saja. Ketimbang dibuang, saya saya ambil deh. Jas hujan terbuat plastik yang sama seperti jas hujan yang saya kenakan saat bersepeda ini memang tak seberapa harganya. Tapi jadi pengalaman menarik ketika akhirnya transaksi pembayaran saya malah bonus jas hujan.
Kasian juga sih beliau. Hujan yang belum berhenti ini membuat Smartphone-nya mati karna dibiarkan terkena hujan meski sudah memakai semacam pembungkus hape. Ditambah dikasih jas hujan, semoga beliau ini selalu diberi kesehatan dan selalu dibuka pintu rejekinya. Semangat, pak!
Saya sendiri merupakan undangan yang pertama datang. Ya, hari ini saya tepat waktu meski hujan. Dan celana saya yang basah, benar-benar membuat saya tidak percaya diri hari tersebut.
Soal Indosat yang mengundang saya sebagai bloger dan beberapa jurnalis yang hadir bisa dilihat di blog dotsemarang reviewnya. Atau buka langsung saja di sini. Mereka kangen kami katanya dengan embel-embel makan siang serta program baru yang seperti biasanya menyodorkan press release.
Fish & Co Semarang, tempat yang menarik
Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Indosat, khususnya Semarang yang ngasih tempat menarik ini. Kebenaran tempat ini juga jadi target saya untuk dikunjungi. Alhamdulillah kesampaian.
Sekilas Fish & Co sangat menarik untuk suasananya. Tempat seperti ini menurut saya menyasar konsumen kelas menengah ke atas, jadi saya tidak heran dengan harganya maupun hidangannya.
Kalau ada kesempatan disuruh ke sini lagi, mungkin saya akan pikir 2x bila tidak ada undangan. Maklum buat saya tempat seperti ini harus main hitung-hitungan. Mungkin kalau bawa pasangan dan suasana malam hari bisa saya pertimbangkan.
Rencananya saya mau review lebih lengkap di blog dotsemarang untuk tempat ini. Semoga ada waktu, mengingat melihat video yang saya tampilin di sini juga sudah mewakili sebenarnya. Semarang memang selalu menjadi tempat menarik untuk berburu tempat kuliner yang asyik.
*Wah kepanjangan postingannya, padahal video lho. **Menu yang disantap kemarin ada paling atas yah. Beberapa menu sampai lupa diambil gambarnya saking antusiasnya mendengar program Indosat tahun ini.
[Artikel 17#, kategori Tips] Saya sudah menghitung kira-kira berapa kuota yang dihabiskan untuk menonton siaran langsung sepakbola via streaming. Tentu Anda sekarang bisa mengukur biaya untuk menghabiskan kuota apabila tim kesayangan Anda akan bertanding hari ini.
Mungkin saja saya akan terhanyut tanpa kata-kata bila tidak membaca koran beberapa hari kemarin. Mengenal istilah Cinephile saat ini sepertinya membuat saya begitu bodoh dan entah dari mana aja selama ini. Padahal ini bukan baru buat saya. Terlambat sedikit tidak masalah, bukan? Ada yang baru tahu seperti saya ini???
Begini rasanya ketika mertua datang ke rumah, nggak enakan. Padahal, cuma menjenguk cucu kesayangan. Tapi rasa malas yang biasa dirasakan sebelum nikah, berubah rasa risih. Serba salah, pokoknya.
[ Ini adalah artikel ke-10 kategori Cinta ] Saya menaruh postingan ini dari pengalaman saya sendiri, jadi tidak semua pria memiliki sifat sama seperti saya. Beberapa hal mengenai wanita yang dapat membuatnya sedih maupun tersenyum, terkadang pria menyukainya. Tapi kadang pula, pria dianggap baperan. Wajar saja sih.
[ Artikel 21#, kategori drama Korea ] Rasanya baru ini saya menulis film Drama Korea yang baru tayang, mengingat biasanya menulis setelah film selesai. Faktor pemain sepertinya menjadi penyebab saya sangat bersemangat menulis lebih awal. Money Flower membawa Jang Hyuk sebagai pemeran utama. Aktor pria yang paling saya kagumi untuk akting pria tanpa emosi. Dan ketebak, seperti apa film ini bercerita. Money Flower rilis bulan November 2017. Para pemerannya, seperti salah satunya saya sebut di atas, tidak sembarangan. Jang Hyuk berperan sebagai Kang Pil Joo. Untuk pengisi peran wanita, dimasukkan aktris cantik Park Se Young. Meski bukan aktris favorit, dia sudah sangat familiar di mata saya. Jangan berharap komedi dan romantis di awal Drama Korea yang berdurasi 60 menit lebih ini benar-benar rekomendasi dan saya sukai. Peran aktor prianya yang sangat dingin menjadi hal penting dari setiap cerita yang dibangun. Maka bila kamu mencari cerita film ini penuh dengan tawa dan r...
Komentar
Posting Komentar