Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
[Aktivitas] Pertama Kali Ke Fish & Co Semarang
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
[Artikel 41#, kategori aktivitas] Tanggal 19 April kemarin, atau hari Rabu, tempat yang saya ingin kunjungi (Saking sering ngelewati tapi bingung soal alasan ke sana dan kantong kering), akhirnya bisa saya kunjungi. Tempatnya saya kira cuma 1 nama, ternyata ada beberapa nama dalam 1 lokasi. Paling menarik tentu view yang ditawarkan yaitu pemandangan kota Semarang dari atas.
Ada kejadian lucu yang mewarnai kedatangan saya ke Fish & Co Semarang yang terletak di jalan Dr. Wahidin No. 41 ini. Dari rumah naik Gojek awal cuacanya cerah, namun 5 menit perjalanan, tiba-tiba hujan mengguyur. Apes bener bila sebelumnya saya update status di Twitter, cuaca pagi ini Semarang cerah.
Untunglah driver Gojek sigap dengan berhenti sejenak dan menawarkan jas hujan. Pria paruh baya yang menjadi driver saya ini awalnya mengira hujan bakal lewat begitu saja, jadi cuma nawarin saya aja yang pake jas hujan. Namun ternyata tidak. Kami berhenti kembali, dan beliau juga ikut pakai.
Diundang Indosat Semarang
Hujan menemani perjalanan kami, dan sempat membuat saya waswas juga. Mood yang sebelumnya bangga dan happy, tiba-tiba kehilangan gairah. Apalagi celana ikutan basah. Tidak enak sama tuan rumah yang mengundang yang kali ini dari Indosat Semarang. Terakhir kali diundang acara mereka tahun 2016.
Tiba di Fish & Co Semarang, driver Gojek menurunkan saya di tempat yang agak teduh. Setelah proses transaksi, jas hujan yang saya kenakan malah disuruh taruh di situ saja. Ketimbang dibuang, saya saya ambil deh. Jas hujan terbuat plastik yang sama seperti jas hujan yang saya kenakan saat bersepeda ini memang tak seberapa harganya. Tapi jadi pengalaman menarik ketika akhirnya transaksi pembayaran saya malah bonus jas hujan.
Kasian juga sih beliau. Hujan yang belum berhenti ini membuat Smartphone-nya mati karna dibiarkan terkena hujan meski sudah memakai semacam pembungkus hape. Ditambah dikasih jas hujan, semoga beliau ini selalu diberi kesehatan dan selalu dibuka pintu rejekinya. Semangat, pak!
Saya sendiri merupakan undangan yang pertama datang. Ya, hari ini saya tepat waktu meski hujan. Dan celana saya yang basah, benar-benar membuat saya tidak percaya diri hari tersebut.
Soal Indosat yang mengundang saya sebagai bloger dan beberapa jurnalis yang hadir bisa dilihat di blog dotsemarang reviewnya. Atau buka langsung saja di sini. Mereka kangen kami katanya dengan embel-embel makan siang serta program baru yang seperti biasanya menyodorkan press release.
Fish & Co Semarang, tempat yang menarik
Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Indosat, khususnya Semarang yang ngasih tempat menarik ini. Kebenaran tempat ini juga jadi target saya untuk dikunjungi. Alhamdulillah kesampaian.
Sekilas Fish & Co sangat menarik untuk suasananya. Tempat seperti ini menurut saya menyasar konsumen kelas menengah ke atas, jadi saya tidak heran dengan harganya maupun hidangannya.
Kalau ada kesempatan disuruh ke sini lagi, mungkin saya akan pikir 2x bila tidak ada undangan. Maklum buat saya tempat seperti ini harus main hitung-hitungan. Mungkin kalau bawa pasangan dan suasana malam hari bisa saya pertimbangkan.
Rencananya saya mau review lebih lengkap di blog dotsemarang untuk tempat ini. Semoga ada waktu, mengingat melihat video yang saya tampilin di sini juga sudah mewakili sebenarnya. Semarang memang selalu menjadi tempat menarik untuk berburu tempat kuliner yang asyik.
*Wah kepanjangan postingannya, padahal video lho. **Menu yang disantap kemarin ada paling atas yah. Beberapa menu sampai lupa diambil gambarnya saking antusiasnya mendengar program Indosat tahun ini.
[Artikel 17#, kategori Tips] Saya sudah menghitung kira-kira berapa kuota yang dihabiskan untuk menonton siaran langsung sepakbola via streaming. Tentu Anda sekarang bisa mengukur biaya untuk menghabiskan kuota apabila tim kesayangan Anda akan bertanding hari ini.
Beberapa member di grup facebook Zenfone 2 sering banget berdiskusi tentang penggunaan smartphone merek Asus ini yang dikawinkan dengan jaringan 4G milik Smartphone. Penasaran juga, akhirnya saya mencobanya. Dan taraa....
Istilah pacaran jarak jauh atau LDR sudah banyak kita dengar dan lazim. Saya pun pernah mengalaminya dan akhirnya kandas semua. Tapi kalau pasangan suami istri LDR?
Begini rasanya ketika mertua datang ke rumah, nggak enakan. Padahal, cuma menjenguk cucu kesayangan. Tapi rasa malas yang biasa dirasakan sebelum nikah, berubah rasa risih. Serba salah, pokoknya.
[Artikel 14#, kategori Internet] Kalau dibandingkan operator lain yang sama-sama jaringan 4G, ternyata harga Smartfren mahal untuk harga 50 ribu. Meski keunggulan punya kecepatan yang lebih stabil dengan lainnya.
Komentar
Posting Komentar