Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Protokol Kesehatan di Tempat Futsal

[Artikel 56#, kategori futsal] Ronaldo, Ibra, Neymar dan masih banyak lagi adalah deretan pemain bola yang kena Corona. Padahal bisa dikatakan tempat mereka berlatih, fisik yang terus terjaga dan pengawasan yang ekstra adalah yang terbaik. Tapi tetap saja harus karantina. Lalu, bagaimana dengan saya ?

Hari ini (12/11) adalah minggu kedua saya kembali bermain futsal. Saya tidak sabar menunggu bermain, karena minggu pertama kemampuan saya belum keluar semua. Masih sangat kaku.

Protokol Kesehatan

Satu sisi ingin menuntaskan perasaan bermain, namun sisi lain harus waswas karena Covid-19. Tempat futsal yang kali ini digunakan sudah menerapkan protokol kesehatan. Bisa dilihat dari wastafel buatan yang digunakan.

Tapi, apakah itu digunakan? Rasanya air di dalamnya bakal tidak banyak berkurang. Beberapa orang mungkin mengabaikannya dan langsung menuju tempat duduk rekannya yang lain sebelum bermain.

Alhasil, perlindungan diri adalah cara terbaik agar saat pulang nanti tidak membawa akibat dari covid-19. Terus gunakan masker. Semisal ada hand sanitizer, sebaiknya dipakai.

Tubuh yang masih remuk setelah pagi harinya

Pertama kali main, setelah absen sampai 6 bulan, esok harinya tubuh terasa remuk semua. Kondisi yang baru kembali diturunkan ke lapangan ternyata berimbas pada kondisi badan yang membuat pegal-pegal.

Dilema ketika 2 hari kemudian, saya memaksa tubuh saya bergerak dengan bersepeda menuju rumah si Dia pagi harinya. Dan kemudian, melanjutkan kegiatan beberapa hari di luar kota. Bisa ngebayang gimana pegal-pegalnya tubuh saat itu karena tidak ada waktu pemulihan.

Seminggu terlewati wajar jika tubuh tersakiti. Namun saya tidak menyangka minggu kedua harus kembali merasakan yang sama, yaitu remuk-remuk alias pegal-pegal.

Parahnya, saya kebangun kesiangan setelah beberapa jam setelah beristirahat. Memang saya tidak beristirahat seperti keadaan normal, tapi mau gimana lagi.

Dampaknya dari minggu kedua saya futsal adalah tidak menulis seperti hari biasanya. Manajemen waktu saya berantakan dan imbasnya tentu ke dotsemarang.

...

Tidak ada cara untuk menghindar dari Corona. Sekelas pemain bola profesional saja kena dampaknya, apalagi kita yang bukan profesional. Entahlah, apakah wastafel portable itu benar-benar berguna saat ini.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini