Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Buat Konten Video, Jangan Panjang-panjang Durasinya

Belakangan saya mulai rajin mengunggah konten Video ke akun Youtube. Dipadupadankan dengan webblog, dotsemarang.com, saya berharap lewat konten video webblog saya semakin menarik. Tapi saya juga harus tahu aturannya yang ada sekarang. Video dengan durasi pendek lebih memikat ketimbang yang berdurasi panjang.

Hadirnya Vine (6 detik) maupun instagram (30 detik) tentu sebuah pertanda tentang konten video saat ini. Apalagi twitter juga sudah memperbolehkan mengupload video tanpa harus lewat Vine.

Dikatakan Menteri Pariwisata, Arief Yahya yang saya kutip dari sebuah laman, "Tapi ingat, kontennya jangan terlalu panjang durasinya. Calon wisatawan tidak suka melihat video yang durasinya terlalu panjang. Satu hingga tiga menit sudah cukup."

Saya juga merasakan hal tersebut. Bagaimana konten video yang singkat lebih menarik ketimbang panjang-panjang. Jadi yang buat konten video khususnya buat blog atau yang berhubungan dengan dunia pemasaran, selalu ingat hal ini. Video konten lebih baik dibuat dengan durasi pendek tapi variatif.

Dengan durasi yang pendek juga, tentu membuat kuota internet kita tidak banyak terpangkas mengingat semakin lama durasinya maka kapasitas file yang dihasilkan juga besar. Hemat bandwith dan waktu bila harus diunggah secara langsung.

Selamat berusaha

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini