Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...
Jaminan kesehatan daerah atau Jamkesda merupakan program jaminan bantuan pembayaran biaya pelayanan kesehatan yang diberikan Pemerintah Daerah kepada masyarakat. Selama di Samarinda ini, saya berkenalan dengan Jamkesda Samarinda. Sangat membantu sekali, terutama bagi masyarakat yang kurang dari segi biaya.
Mungkin istilah BPJS lebih familiar ditelinga saya ketimbang Jamkesda. Maklum saja, promosi BPJS lebih terlihat dibanyak media, baik televisi maupun yang sempat hangat media sosial. Anggap saja saya katro karena belum pernah terlibat seperti sekarang soal Jamkesda.
Selama 2 minggu lebih di rumah sakit AW.Sjahranie, hari-hari saya sangat identik dengan formulir obat-obatan untuk diambil di apotik yang ada di rumah sakit. Tidak setiap hari memang untuk mengambil, karena ada keluarga juga yang gantian mengambil.
Apotik yang ada di rumah sakti AW. Sjahranie. Lumayan mengantri di sini.
Paling nyata terlihat kemampuan Jamkesda adalah saat pengambilan obat. Karena tanpa kertas yang ada Jamkesdanya, mungkin saya atau keluarga pasien yang mengambil obat akan kena bayaran (mungkin) atau juga disuruh ngurus dulu. Hal lainnya, biaya selama di rumah sakit akan ditalangi kartu sakti ini.
Durasi 7 hari
Secara singkat saya sudah menceritakan kelebihan Jamkesda dari pengalaman saya diatas. Nah, untuk diketahui bahwa memiliki Jamkesda biar dapat digunakan di rumah sakit yang sudah terdaftar Jamkesda, kita harus mengurus masa aktifnya. Hanya satu minggu untuk mendapatkan pengesahan dari Jamkesda agar dapat digunakan.
Jamkesda yang digunakan untuk mengambil obat di rumah sakit hanya memiliki masa aktif satu minggu. Untuk menggunakannya kembali, Anda harus mengurusnya kembali. Di sini adalah ruangan untuk mengurus berbagai kartu jaminan seperti Jamkesda. Semacam minta stampel sepertinya.
Sebuah kertas sebesar A4 yang diberikan petugas setelah mengurus lalu difoto copy. Kertas foto copyannya inilah yang digunakan untuk mengambil obat di apotik. Saya sedang menghitung bila tiap hari selama sepekan mengambil obat 1 hari 2 kali, maka saya harus foto copy 14 lembar.
Jamkesda Samarinda
Saat saya browsing di Internet, Jamkesda Samarinda ternyata sudah memanfaatkan media darling untuk akses informasinya. Bisa dilihat dari website maupun twitternya berikut ini.
Twitter @jamkesdaSMD
Website http://jamkesda-samarinda.info
Mengurus Jamkesda sangat mudah seperti yang diberitahu gambar cover website Jamkesda Samarinda. Hanya membawa surat pengantar dari RT dimana Anda berada tinggal saat ini.
...
Saat ini memang banyak sekali jaminan kesehatan yang diberikan. Baik dari pemerintah daerah, pusat maupun pihak swasta (mungkin semacam asuransi). Beberapa orang mengatakan tentang memilih Jamkesda ketimbang jaminan kesehatan lainnya karena mengurusnya tidak ribet. Dan keluarga pasien yang berada satu ruangan bersama saya memang sebagian besar berasal dari keluarga kelas menengah kebawah.
Ibu saya sudah menjalani operasi dan menginap lebih dari 2 minggu. Dan saya setidaknya agak lega, semua biaya ditanggung kartu ajaib ini. Menjadi kelas menengah saat ini yang dikatakan dapat menikmati segalanya tetap saja untuk urusan kesehatan sangat perlu hal-hal yang begini.
Sebelum sesuatu terjadi kepada Anda maupun keluarga, sudahkah mendaftarkan jaminan kesehatan keluarga Anda? Sangat penting sekali untuk ini.
*Postingan ini tidak begitu detail soal Jamkesda. Saya menulis sebatas pengalaman yang saya tahu saja.
[Artikel 17#, kategori Tips] Saya sudah menghitung kira-kira berapa kuota yang dihabiskan untuk menonton siaran langsung sepakbola via streaming. Tentu Anda sekarang bisa mengukur biaya untuk menghabiskan kuota apabila tim kesayangan Anda akan bertanding hari ini.
Istilah pacaran jarak jauh atau LDR sudah banyak kita dengar dan lazim. Saya pun pernah mengalaminya dan akhirnya kandas semua. Tapi kalau pasangan suami istri LDR?
Begini rasanya ketika mertua datang ke rumah, nggak enakan. Padahal, cuma menjenguk cucu kesayangan. Tapi rasa malas yang biasa dirasakan sebelum nikah, berubah rasa risih. Serba salah, pokoknya.
[ Ini adalah artikel ke-10 kategori Cinta ] Saya menaruh postingan ini dari pengalaman saya sendiri, jadi tidak semua pria memiliki sifat sama seperti saya. Beberapa hal mengenai wanita yang dapat membuatnya sedih maupun tersenyum, terkadang pria menyukainya. Tapi kadang pula, pria dianggap baperan. Wajar saja sih.
[ Artikel 26#, kategori Keuangan ] Bulan Juni ini membawa saya pada sebuah titik yang tidak pernah saya duga sebelumnya tahun ini. Untuk pertama kalinya, tagihan bulanan saya resmi menembus angka di atas 1 juta rupiah. Angka yang bagi sebagian orang mungkin terdengar kecil, namun bagi seorang konten kreator independen yang arus kas masuknya sedang seret di tahun 2026 ini, angka tersebut terasa begitu menekan dada. Ini adalah keputusan pinjaman tunai ketiga saya melalui SeaBank sepanjang tahun ini. Sebuah langkah darurat yang terpaksa diambil. Siklus Berkejaran dengan Angka Jujur saja, pinjaman ketiga ini hadir bukan untuk memenuhi keinginan, gaya hidup, atau barang-barang tersier. Mayoritas dari dana ini langsung dialokasikan untuk menutup tagihan dari pinjaman bulan-bulan sebelumnya—sebuah siklus klasik yang jamak disebut "gali lubang tutup lubang". Namun, di balik kepedihan siklus tersebut, ada rasa syukur karena dana ini juga yang memastikan kebutuhan premier saya tetap te...
Komentar
Posting Komentar