Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Semoga Liga Blogger Indonesia Musim Ke-4 Tidak Terpengaruh dengan Masalah Saya


Saya yakin kompetisi LBI atau Liga Blogger Indonesia untuk musim ke-4 akan berlanjut alias tetap berjalan meski saya sendiri sedang banyak masalah beberapa waktu belakangan ini. Saya mohon doanya saja dapat keluar dari masalah yang saya hadapi. Saya akan bertarung dengan Anda semua kembali.


Apa yang membuat saya kangen dengan LBI? Keluh kesah peserta dan 10 besar peringkat teratas dalam klasmen. Silih berganti mengisi posisi, dari yang namanya teman kemudian berubah menjadi lawan. Saya hanya seperti pemain catur yang mengatur posisi peserta. Kadang sedih, kaget, dan bangga. Ini nih calon juara baru.

LBI memang diharapkan menjadi stimulan untuk blogger-blogger baru yang mencoba eksis dibelantika dunia perbloggeran tanah air. Dengan harapan itu, setelah blogger selesai berkompetisi, nafsu besarnya untuk terus eksis menulis tetap terjaga. Ya, mereka ditempa dengan aktivitas, rutinitas dan tantangan yang dihadapi.

Ingat, mereka saja yang terbiasa menulis dan punya beban seleb blogger (karena dikenal dilingkungan perbloggeran tanah air) tidak mampu menjawab semua tantangan yang ada di LBI. Mereka terpental karena tujuan awal bukan untuk menjaga konsistensi. Maklum, mereka sudah punya nama dan hadiah yang kurang greget bagi mereka.

Kini, saya rindu dengan semua itu meski gangguan tak henti silih berganti. Saya yakin bisa keluar dari masalah yang saya hadapi ini. Rencana akhir Oktober bila tidak ada perubahan, formulir pendaftaran anggota siap dikeluarkan. Soal format kompetisi sampai sekarang saya belum mendapatkan masukan berarti. Teman-teman hanya mampu memberi ide tapi tak memberi saran berarti bagaimana ide tersebut tercetus.

Bismillah, doakan saya untuk menjaga ini tetap seperti jadwal yang sudah disusun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini