Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Mengincar Waktu Mandi di Pagi Buta

Gambar ilustrasi : Google

Pernah mandi jam 3 pagi? Hmm.. pasti ada. Bagaimana rasanya? Dingin atau buat segar. Tapi tidak membuat sakit, kan? Lalu pertanyaannya, apa alasan mandi jam segitu? Saya mau sedikit cerita tentang kebiasaan baru ini selama di Samarinda.

Saat saya menulis postingan ini, saya sedang berada di depan laptop dan sudah mandi. Dingin? Nggak sama sekali, hanya sedikit kantuk menemani kembali. Padahal sebelumnya sudah minum kopi. Hari ini saya bangun jam 1 pagi.

Kamar mandi sejuta umat

Postingan saya tempo lalu, lihat lagi di sini, sudah saya ceritakan bagaimana kamar mandi ini menjadi magnet tersendiri bagi keluarga pasien. Bila dihitung-hitung, kamar mandinya bisa lebih dari 50 orang perhari yang gunain. Belum bolak-baliknya.

Bukan hanya pekerja kantor saja yang punya jam sibuk atau operator seluler yang lemot saat jam sibuk, di sini pun demikian. Mulai dari sebelum sholat subuh hingga jam 9 pagi, kesibukan menjadi pemandangan biasa di rumah sakit.

Alasan mandi pagi

Karena adanya jam sibuk alias bergantian yang masuk kamar mandi, mau tidak mau, saya harus mencari jam kosong yang biasanya hanya ada pada jam 12 malam hingga jam 4 pagi. Kebenaran juga jam luang tersebut adalah jam kerja saya mengisi blog.

Akhirnya, mandi pagi jadi rutinitas selama di rumah sakit AWS. Saya memutuskan menginap di sini biar tidak ribet saja. Soal mandi pagi, sepertinya tidak masalah. Seperti rasa dingin atau malas, itu alasan klise saja bila belum dicoba.

...

Saya baru tahu kalau mandi pagi sebelum shubuh itu memiliki banyak manfaatnya. Seperti mencegah hipertensi, bermanfaat melancarkan peredaran darah, dapat mengurangi stres dan masih banyak lagi. Baca di sini manfaat mandi pagi.

Semoga kebiasaan baru ini mendatangkan manfaat dan kesehatan berlebih untuk tubuh saya. Meski mau tak mau, mandinya agak ribet dan terkadang kotor oleh pengguna sebelumnya yang tidak menjaga kebersihan kamar mandi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini