Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Mobil Ambulance Malam Hari

Suara berisik mesin mobil sedikit menganggu tidur yang sudah pulas malam itu. Sebuah pertanda yang mulai terbiasa saya lalui dengan melihat siapa yang pergi dan isak tangis dari keluarga yang ditinggali.

Apa yang dipikirkan ketika mengetahui orang yang pergi (baca meninggal) dibawa masuk ke dalam mobil Ambulance? Kata wanita yang ada di depan dari tempat saya merebahkan badan, ia sangat takut dan menghindari melihatnya secara langsung.

Tapi mau bagaimana lagi? Tinggal di ruangan tempat menginap bagi pasien rumah sakit selalu melihat kejadian tersebut dengan mata telanjang. Saya sendiri kadang ngeri, pikirkan mulai terombang-ambing memikirkan sesuatu yang membuat takut. Jangan sampai deh.

Satu malam bisa 2 kali datang mobil Ambulance yang membawa jenazah pergi dari rumah sakit. Dan malah tidak datang sama sekali. Dan paling menyedihkannya adalah keluarga pasien berada dalam satu ruangan dengan kami semua di sini.

Hanya doa yang dapat dipanjatkan buat almarhum dan keluarga yang ditinggalkan agar lebih sabar dan tabah.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

📌 Realitas Finansial Juni 2026: Ketika Tagihan Menembus Angka 1 Juta dan Bertahan di Jalur Blogger