Mobil Ambulance Malam Hari

Suara berisik mesin mobil sedikit menganggu tidur yang sudah pulas malam itu. Sebuah pertanda yang mulai terbiasa saya lalui dengan melihat siapa yang pergi dan isak tangis dari keluarga yang ditinggali.

Apa yang dipikirkan ketika mengetahui orang yang pergi (baca meninggal) dibawa masuk ke dalam mobil Ambulance? Kata wanita yang ada di depan dari tempat saya merebahkan badan, ia sangat takut dan menghindari melihatnya secara langsung.

Tapi mau bagaimana lagi? Tinggal di ruangan tempat menginap bagi pasien rumah sakit selalu melihat kejadian tersebut dengan mata telanjang. Saya sendiri kadang ngeri, pikirkan mulai terombang-ambing memikirkan sesuatu yang membuat takut. Jangan sampai deh.

Satu malam bisa 2 kali datang mobil Ambulance yang membawa jenazah pergi dari rumah sakit. Dan malah tidak datang sama sekali. Dan paling menyedihkannya adalah keluarga pasien berada dalam satu ruangan dengan kami semua di sini.

Hanya doa yang dapat dipanjatkan buat almarhum dan keluarga yang ditinggalkan agar lebih sabar dan tabah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini