Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Tren Uang Elektronik, Sudah Ada yang Pake?


[Artikel 17#, kategori teknologi] Sudah ada yang pake uang elektronik atau eMoney? Saya sendiri sudah pake, ada XL Tunai, Sakuku dan Mandiri E-Cash. Khusus untuk XL Tunai dan Sakuku, saya mendapatkannya dari acara yang saya ikuti di Semarang.

Uang elektronik saat ini menjadi alat pembayaran yang tengah booming. Bahkan prediksinya 5 tahun mendatang, uang elektronik semakin tinggi pertumbuhannya.

Sederhananya gini, tiap ponsel yang kita gunakan masa mendatang memiliki sejumlah uang yang bisa digunakan untuk belanja, bayar parkir, gojek, pengiriman barang, ambil tunai, kirim ke teman - baik transfer ke rekening bank atau ponsel, semuanya benar-benar hanya butuh ponsel untuk memanfaatkannya.

Bila saya berpikir dari sudut pandang sebagai pengguna, bagaimana dengan mereka pemilik bisnis? Banyak peluang bisnis dan tantangan bagi  industri perbankan, transportasi, ritel, dan bahkan pemerintah daerah. Teknologi dan regulasi menjadi faktor penentu dari uang elektronik di Indonesia.

Wah, nggak bakalan habis buat dibahas nantinya. Yang jelas, tren ini sudah berkembang saat ini. Semoga saja Anda mau mencobanya sebagai pengalaman terlebih dahulu. Jangan sampai nanti, kita jadi orang yang ketinggalan informasi seperti ini.

Apakah aman atau tidaknya, dan berapa jumlah saldo yang bisa disimpan dalam rekening ponsel yang hanya menggunakan nomor ponsel kita, jawabannya.... tergantung Anda soal aman dan nggaknya. Yang pasti menurut saya aman-aman saja hingga tulisan ini saya buat.

Soal saldo, bisa dicek tiap layanan yang diberikan semisal mau pake mandiri e-cash, sakuku, xl tunai dan sebagainya. Tapi dari yang saya gunakan, rata-rata maksimal sampai 5 juta dengan catatan rekening ponsel Anda diupgrade layanannya. Kalau nggak, hanya bisa digunakan untuk menyimpan maksimal 1 juta.

Kita akan lihat seperti apa perkembangannya kedepan.

Artikel terkait :

Komentar

  1. Saya pakai e-cash mandiri gara-gara "dipaksa" memakai waktu mau masuk pameran ArtJog yg sponsor utamanya bank mandiri.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini