Selamat bertambah usia untukku. Di tengah perayaan sederhana yang kuhidupkan lewat tulisan ini, aku memilih tema “Pria Tidak Berdaya” sebagai cermin perjalananku. Bukan untuk meratapi nasib, tapi untuk memeluk kejujuran—tentang diriku, tentang hidup, dan tentang harapan yang masih kugenggam erat meski kadang terasa rapuh. Dalam bahasa Indonesia, “berdaya” berarti punya kekuatan, kemampuan, atau kemauan untuk menghadapi hidup—entah itu menyelesaikan masalah, mengejar mimpi, atau sekadar bangun dari tempat tidur dengan semangat. Tapi di usia ini, aku merasa berada di sisi sebaliknya: tidak berdaya. Bukan karena aku menyerah, tapi karena hidup terasa seperti permainan yang aturannya terus berubah, dan aku sering kehabisan napas untuk mengejar. Hampa di Tengah Keramaian Di usia 39, aku melihat banyak pria seusia ku hidup dalam ritme yang sepertinya lebih “hidup”. Mereka punya pekerjaan yang memberi kepastian—gaji bulanan yang datang tanpa drama, hanya perlu mengatur apa yang masuk ke ...
Terima kekalahanmu dengan kepala tegak, mata terbuka, dengan keanggunan, bukan kecengengan anak kecil.
Kara Digio Vanna.
Akhirnya. Semua kenangan, perjuangan, dan kebersamaan yang dibangun selama ini harus berakhir hanya 1 hari. Senin, 5 Oktober 2015, website dotsemarang harus disuspend. Alasannya, menjaga keseimbangan.
Saya senang bersepeda beberapa tahun terakhir ini. Melewati jalan-jalan kecil dan menerobos matahari. Bila terpaksa malam hari, saya selalu menyiapkan strategi. Seperti kamera ponsel yang minim cahaya, vitamin, dan Antangin. Obat terakhir akan jadi minuman wajib setelah pulang malam hari dari acara atau liputan dengan bersepeda. *Masuk angin.
Setelah foto didapat, info yang mujarab (karena saya berada ditempat), saya beristirahat. Hampir 2 tahun terakhir pola tidur saya sudah diatur. Setidaknya, saya harus tidur maksimal 4 jam sehari. Jadi agak aneh kalau saya tidur lebih awal dibawah jam 10 malam.
Pagi buta, jam 12 malam atau jam 1 pagi, saya mulai menulis. Baik artikel yang tersimpan beberapa hari, atau yang baru dan juga artikel yang masih sangat fresh. Pekerjaan saya menulis dotsemarang berakhir saat matahari mulai terbit. Ah, lega menyelesaikan tugas menulis.
Saya sadar dengan kesehatan tubuh saya sendiri bila ini bukan robot. Olahraga dengan jalan kaki jadi menu wajib menetralkan pikiran dan menyegarkan ide-ide baru untuk menambah referensi menulis di dotsemarang.
Olahraga saya selesai, dan lanjut mengupdate media sosial. Sebelum makan siang, aktivitas saya berakhir. Istirahat sejenak untuk menanti sore dan mulai berburu informasi. Begitulah siklus saya hidup 1 tahun terakhir.
Saya belajar ikhlas
Saya selalu iri dengan kebersamaan komunitas meski mereka tak bersama lagi dalam satu lingkaran. Mereka tetap mendukung, memberi kabar dan tetap bahagia. Dotsemarang, lupakan. Ini hanya membuat saya seperti anak kecil yang terus merengek-rengek.
Setelah melepaskan mbak Ismi, orang paling setia bersama dotsemarang, karena alasan fokus kuliah, dotsemarang adalah pegangan terakhir saya untuk mewujudkan mimpi-mimpi saya. Saya berusaha mengerjakannya sendiri dan berusaha ikhlas dengan keadaan yang dijalani.
Sekarang, dotsemarang pun yang masa aktifnya masih tahun 2017, sudah tidak ada lagi. Sedih rasanya bila melihat kebelakang. Buat kantor meski kamar kos-kosan, pamer kartu nama, ketemu dinas pariwisata, acara di Jakarta dan sebagainya. Saya belajar ikhlas.
Andai..
Hampir 2 minggu saya berada di rumah sakit Samarinda karena ibu mengalami tekanan (pembuluh darah pecah). Saya benar-benar tidak fokus untuk mengubah kehidupan saya yang terlalu lama di Semarang. Hidup saya berubah 360 derajat.
Saya berusaha menempatkan diri untuk melihat apakah saya bisa mengerjakan pekerjaan utama saya menulis di dotsemarang. Internet yang mahal, tinggal di ruangan yang penuh keluarga pasien, duit yang terus menipis, dan keluarga yang datang silih berganti.
Andai.. saya dari dulu belajar bagaimana me-maintenance sebuah website dan cpanel dari rekan saya, pasti tidak begini. Teman saya yang mengurusi tidak lagi bersama dotsemarang, ia fokus dengan pekerjaannya juga.
Andai.. waktu masih panjang saat diberitahu website dotsemarang terus mengalami trouble, dan saya bisa pulang ke Semarang untuk memperbaiki, mungkin saya bisa tersenyum dan percaya bahwa orang baik itu ada.
Andai, ibu tidak sakit dan masih sehat, saya tidak pulang ke Samarinda. Kejadiannya tidak begini. Dotsemarang dan keluarga besarnya yang masih komunitas pernah saya bilang kepada beliau, inilah pekerjaan saya. Dan beliau percaya.
Andai dan andai.. seperti sebuah film dengan cerita kapsul waktu saja. Kadang berpikir demikian, namun nasi sudah menjadi bubur. Saya tahu perjuangan masih belum berakhir. Masih butuh waktu dan terus berusaha.
...
Saya menulis ini bukan untuk memberikan statment buruk pada siapa pun. Bagi saya, menulis blog adalah teman terbaik yang hanya mampu menampung semua keluh kesah. Jadi jangan berpikir saya sedang berpikir negatif terhadap seseorang.
Sebenarnya saya mencoba juga mencari seorang wanita untuk menggantikan blog, tapi tak pernah mampu bertahan. Hanya menjadi pendengar saja itu tidak mudah.
Kini, dotsemarang bukan saja tidak berkomunitas, tapi tidak juga memiliki semangat dari apa yang diimpikan yang pernah memberikan harapan.
Good bye dotsemarang.
Mungkin ini yang terbaik saat ini.
[Artikel 17#, kategori Tips] Saya sudah menghitung kira-kira berapa kuota yang dihabiskan untuk menonton siaran langsung sepakbola via streaming. Tentu Anda sekarang bisa mengukur biaya untuk menghabiskan kuota apabila tim kesayangan Anda akan bertanding hari ini.
Begini rasanya ketika mertua datang ke rumah, nggak enakan. Padahal, cuma menjenguk cucu kesayangan. Tapi rasa malas yang biasa dirasakan sebelum nikah, berubah rasa risih. Serba salah, pokoknya.
[ Artikel 4#, kategori kopi ] Sebagai peminum kopi sachet yang berharap dapat harga lebih murah, saya tercengang bulan ini karena harganya naik. Dulu, saya bisa mendapatkannya hanya Rp6.500 saja. Sekarang? Harganya naik jadi Rp8.800. Beberapa tempat mungkin berbeda, bahkan lebih mahal. Kopi andalan dengan merek Nescafe Classic ini biasanya saya minum 2x sehari. Sekarang kudu mikir lagi. Nilai tukar rupiah melemah Saya sempat bertanya kepada pemilik warung kelontong di dekat tempat tinggal alasan harga kopi ini jadi naik harganya. Katanya itu dampak dari nilai tukar rupiah sedang melemah. Sebagai orang yang bukan dari kalangan ekonom, tentu saya tidak terlalu mengerti. Nilai rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat ternyata sangat berdampak dengan kondisi barang-barang yang jadi naik katanya. Nilai rupiah sekarang, saat tulisan ini saya posting , berada di angka 16 ribuan lebih untuk nilai 1 dollar-nya. Sepertinya itu tinggi sekali, bukan? Tidak ada ampas Ada banyak merek sebenarn...
[ Artikel 3#, kategori manajement ] Mendengar istilah split, pikiran saya tertuju pada fitur video editor yang sering digunakan untuk membuat potongan video. Namun kali ini sedikit berbeda. Istilah ini merujuk pada jadwal atau absensi karyawan, terutama tentang hotel. Tulisan ini bukan tentang pengalaman saya yang sedang bekerja di hotel. Bukan, bukan. Saya masih tetap seorang pemilik blog saja atau bloger. Istilah ini saya dengar dari Dia. Sistem shift Saya benar-benar tidak mengerti awalnya ketika dia bercerita dan menderita karena sistem shift ini. Sebagai anak trainee, ia sebenarnya juga bukan kali ini memiliki pengalaman seperti ini. Hanya saja, saya yang ikut mendengarnya merasakan betapa tidak menyenangkan ketika dia mendapatkan jam split dalam kurun waktu tertentu. Dan sekarang saya sudah mengerti. Dan mencoba memahami segala aktivitasnya ketika ia mendapat giliran jam kerja seperti ini. Dari blog exxotel.wordpress.com , saya menemukan durasi waktu untuk jam split sep...
Istilah pacaran jarak jauh atau LDR sudah banyak kita dengar dan lazim. Saya pun pernah mengalaminya dan akhirnya kandas semua. Tapi kalau pasangan suami istri LDR?
Semoga ibu mas Dexter lekas sembuh dan mas Dexter kembali ke dot semarang atau membuat sesuatu yang baru, bisa slash semarang atau hestek semarang.
BalasHapus"Hidup saya berubah 360 derajat"
Berarti hidup Anda stagnan, 360 derajat sama dengan 0 derajat.
Amin. Terima kasih.
HapusOh iya,.. Yang benar 180 derajat
Trims sudah diralat :)
mungkin ini yang terbaik,...
BalasHapustetep semangat mas... eh.... Dek Bro..
Lekas Besar Ya...
Piss
Terima kasih, mas
Hapus:D :D